Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Tak Sekadar Emo Revival, Beeswax Mengolah Luka dan Kenangan Jadi Karya Paling Personal di Skena Indie Indonesia

Dani Erwanto • Selasa, 13 Januari 2026 | 17:10 WIB
Beeswax dan musik yang merawat rindu, satu album ke album lainnya.
Beeswax dan musik yang merawat rindu, satu album ke album lainnya.

Jawa Pos Radar Madiun - Nama Beeswax sudah lama menjadi bagian penting dalam peta skena midwest emo/emo revival Indonesia. Band asal Malang, Jawa Timur, yang terbentuk pada 2014 ini dikenal lewat racikan gitar yang dinamis, emosi yang mentah, serta lirik-lirik jujur yang berbicara tentang relasi manusia, kehilangan, dan proses bertumbuh.

Sejak awal kemunculannya, Beeswax konsisten menjadikan musik sebagai ruang ekspresi personal. Setiap rilisan terasa seperti catatan perjalanan: tentang usia, jarak, dan perasaan yang tak selalu selesai. Tak heran jika karya-karya mereka terus menemukan pendengar baru di skena emo dan indie lokal hingga regional.

Rilisan Awal yang Menjadi Fondasi

First Step (EP) – 2014

Sesuai judulnya, First Step menjadi langkah awal Beeswax memperkenalkan identitas musikal mereka. EP ini menampilkan nuansa midwest emo yang lugas dan emosional, dengan struktur lagu sederhana namun penuh perasaan. Rilisan ini menjadi fondasi suara Beeswax sekaligus pintu masuk mereka ke skena independen Malang dan sekitarnya.

Growing Up Late – 2015

Tak butuh waktu lama bagi Beeswax untuk melangkah ke album penuh. Growing Up Late menandai fase pendewasaan, baik secara musikal maupun emosional. Di album ini, eksplorasi aransemen terasa lebih berani, sementara tema lirik bergerak lebih dalam ke soal kegelisahan, relasi, dan proses tumbuh yang tak selalu tepat waktu.

Album ini memperluas jangkauan pendengar Beeswax dan mengukuhkan mereka sebagai salah satu nama penting di skena emo/indie lokal.

Saudade: Album Paling Personal Beeswax

Saudade – 2018

Dirilis pada 2018, Saudade menjadi tonggak terpenting dalam diskografi Beeswax. Album ini berisi 14 lagu yang ditulis dan direkam dalam rentang waktu beberapa tahun, menghadirkan refleksi mendalam tentang rindu, kehilangan, dan perjalanan batin—selaras dengan makna kata saudade dalam bahasa Portugis.

Daftar lagu di album ini mencakup:

Kolaborasi dengan Steffani BPM dan Sabiella Maris memberi lapisan emosi baru, memperkaya dinamika vokal tanpa menghilangkan karakter inti Beeswax. Saudade terasa seperti surat panjang tentang hal-hal yang tak sempat diucapkan.

Baca Juga: ZIP Menggebrak Lewat Model Citizen: Debut Hardcore Punk Jakarta yang Cepat, Tajam dengan Kritik Sosial yang Menampar Realitas Urban

Kolaborasi Regional dan Eksplorasi Baru

Best Kept Secret: A Three Way Split – 2019

Pada 2019, Beeswax terlibat dalam rilisan split bertajuk Best Kept Secret: A Three Way Split bersama Social Circuit (Singapura) dan Tapestry (Malaysia). Rilisan ini memperlihatkan keterhubungan skena emo Asia Tenggara, sekaligus membuka ruang eksplorasi instrumentasi yang lebih luas bagi Beeswax lewat materi eksklusif.

Fase Baru Lewat Single Digital

Setelah periode panjang bersama Saudade, Beeswax kembali dengan single “Chew It All” yang dirilis pada 20 September 2023. Lagu ini menandai fase baru, lebih reflektif, lebih dewasa dengan tema tentang penerimaan diri dan keteguhan menghadapi tantangan hidup. Sebuah pengingat bahwa Beeswax terus bergerak, tanpa kehilangan kejujuran emosionalnya.

Konsisten, Relevan, dan Terus Bertumbuh

Dengan pengaruh midwest emo, indie rock, dan math-rock, Beeswax meramu musik yang ekspresif tanpa berlebihan. Struktur lagu yang jujur dan emosi yang apa adanya menjadi ciri khas yang membuat mereka tetap relevan di tengah perubahan skena.

Beeswax bukan sekadar band lokal dari Malang. Mereka adalah contoh bagaimana band independen Indonesia dapat tumbuh secara organik—konsisten berkarya, berani bereksplorasi, dan tetap setia pada cerita yang ingin disampaikan. Dari First Step hingga Saudade dan rilisan terbaru, Beeswax terus menjadi ruang aman bagi pendengar yang mencari kejujuran dalam musik. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#musik indie #band indie #beeswax