Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

8 Film Angga Dwimas Sasongko Terlaris, dari Jumbo hingga Mencuri Raden Saleh

Dwita Ikhtiananda • Kamis, 9 April 2026 | 10:00 WIB
Poster Film NKCTHI karya Angga Dwimas Sasono (Istimewa)
Poster Film NKCTHI karya Angga Dwimas Sasono (Istimewa)

Jawa Pos Radar Madiun - Nama Angga Dwimas Sasongko menjadi salah satu kekuatan besar dalam industri film Indonesia modern. Sebagai pendiri Visinema Pictures, ia dikenal menghadirkan film dengan pendekatan segar, relevan dengan generasi muda, serta mampu meraih kesuksesan komersial.

Karya-karyanya mencakup berbagai genre, mulai dari drama keluarga hingga aksi spektakuler, dengan jangkauan penonton yang luas. Berikut deretan film Angga Dwimas Sasongko yang tergolong best seller dan banyak ditonton.

Film Angga Sasongko Terlaris dan Paling Populer

Jumbo (2025)

Film Jumbo menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam karier Angga sebagai produser sekaligus kreator.

Film animasi ini mencetak lebih dari 10 juta penonton dan masuk jajaran film Indonesia terlaris sepanjang masa, membuktikan bahwa animasi lokal memiliki daya tarik besar di pasar domestik.

Mencuri Raden Saleh (2022)

Mencuri Raden Saleh menjadi salah satu karya paling populer Angga.

Mengusung genre heist, film ini menghadirkan cerita pencurian lukisan legendaris dengan gaya modern dan penuh aksi, sekaligus menarik perhatian generasi muda.

Baca Juga: Rekomendasi Film Anak Indonesia Sepanjang Masa, Dari Petualangan Sherina hingga Kulari ke Pantai

Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI) (2020)

Film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini sukses besar dengan lebih dari 1,5 juta penonton dalam waktu singkat.

Cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari membuat film ini sangat relatable, terutama bagi generasi muda.

Filosofi Kopi (2015)

Filosofi Kopi diadaptasi dari karya Dee Lestari.

Film ini berhasil menembus box office Indonesia dan menjadi salah satu film populer di masanya dengan tema persahabatan dan pencarian makna hidup.


Filosofi Kopi 2: Ben & Jody (2017)

Sekuel Filosofi Kopi 2: Ben & Jody melanjutkan kesuksesan film pertama.

Cerita yang lebih luas serta penguatan karakter membuat film ini tetap mendapat sambutan positif dari penonton.

Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 (2018)

Film Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 menjadi proyek besar dengan skala internasional.

Kolaborasi dengan Fox International Productions membuat film ini memiliki standar produksi tinggi dan memperkenalkan karakter lokal ke pasar global.

Surat dari Praha (2016)

Surat dari Praha dikenal sebagai film yang mendapat apresiasi luas di kancah festival.

Film ini juga menjadi perwakilan Indonesia di ajang Academy Awards untuk kategori Film Berbahasa Asing.

Cahaya dari Timur: Beta Maluku (2013)

Baca Juga: Rekomendasi Film Anak Indonesia Sepanjang Masa, Dari Petualangan Sherina hingga Kulari ke Pantai

Film Cahaya dari Timur: Beta Maluku meraih penghargaan Film Terbaik di Festival Film Indonesia.

Cerita tentang konflik sosial dan sepak bola di Maluku menjadikan film ini kuat secara narasi sekaligus berdampak secara sosial.

Kenapa Film Angga Dwimas Sasongko Selalu Laris?

Kesuksesan film Angga Dwimas Sasongko tidak hanya ditentukan oleh jumlah penonton, tetapi juga oleh kemampuannya menghadirkan cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat, khususnya generasi muda. Ia mampu membaca tren dan mengemasnya dalam narasi yang kuat, baik dalam bentuk drama intim maupun film aksi berskala besar.

Selain itu, keberanian dalam mengeksplorasi berbagai genre membuat karya-karyanya tidak monoton. Pendekatan visual yang modern serta kualitas produksi yang konsisten juga menjadi faktor penting yang membuat film-filmnya mudah diterima pasar.

Dengan kombinasi visi kreatif, pemahaman audiens, dan eksekusi yang matang, Angga Dwimas Sasongko terus menjadi salah satu sineas paling berpengaruh di perfilman Indonesia saat ini.

Editor : Dwita Ikhtiananda
#angga dwimas sasongko #nkcthi #terlaris #jumbo #film