Jawa Pos Radar Madiun - Nama Anggun C. Sasmi kembali menjadi sorotan publik. Kali ini bukan lewat karya musik internasional, melainkan melalui keterlibatannya dalam film Para Perasuk yang dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 23 April 2026.
Dalam proyek ini, Anggun menghadirkan transformasi besar dengan memerankan sosok yang berkaitan dengan ritual dan “mantra roh hewan”, sebuah karakter yang belum pernah ia eksplorasi sebelumnya.
Dari Penyanyi Internasional ke Peran Spiritual
Selama ini, Anggun dikenal sebagai salah satu musisi Indonesia yang sukses berkarier di panggung global, terutama di Eropa. Namun melalui film Para Perasuk, ia menunjukkan sisi lain sebagai seniman yang berani keluar dari zona nyaman.
Dalam materi promosi dan informasi produksi, Anggun tidak hanya berperan sebagai pemain, tetapi juga terlibat dalam eksplorasi kreatif, terutama dalam penggunaan suara untuk membangun nuansa ritual dalam cerita.
Peran sebagai pembawa mantra roh hewan menjadi elemen penting dalam membentuk atmosfer film yang kental dengan unsur mistis dan budaya lokal.
Proses Rekaman yang Tidak Biasa
Melalui unggahan di media sosial, Anggun sempat membagikan momen di balik layar saat proses rekaman untuk film ini. Ia terlihat mengeksplorasi vokal dengan cara yang berbeda dari biasanya.
Jika sebelumnya identik dengan teknik vokal pop dan klasik, kali ini ia menggunakan suara sebagai medium artistik—mulai dari bisikan, lantunan mantra, hingga ekspresi vokal yang menyerupai ritual tradisional.
Pendekatan ini menunjukkan totalitasnya dalam mendalami karakter sekaligus memberikan warna baru pada elemen audio dalam film.
Film Horor dengan Pendekatan Budaya
Film Para Perasuk menghadirkan cerita tentang hubungan manusia dengan dunia spiritual, termasuk representasi roh hewan dalam kepercayaan tertentu di Indonesia.
Pendekatan ini menjadikan film tidak sekadar horor konvensional, tetapi juga menghadirkan sisi artistik melalui eksplorasi budaya dan suara.
Keterlibatan Anggun dinilai memperkuat dimensi tersebut, mengingat kemampuannya dalam mengolah vokal yang mampu membangun suasana emosional dan magis.
Antusiasme Publik Jelang Penayangan
Sejak diumumkan, film ini langsung menarik perhatian publik. Salah satu faktor utamanya adalah transformasi Anggun yang cukup drastis dari diva internasional menjadi karakter dengan nuansa gelap dan misterius.
Cuplikan behind the scenes yang beredar juga semakin meningkatkan rasa penasaran penonton terhadap hasil akhir film ini, terutama dalam hal pendekatan suara dan atmosfer cerita.
Eksplorasi Baru dalam Karier Anggun
Keterlibatan Anggun dalam film ini menegaskan posisinya sebagai seniman multidisipliner. Ia tidak hanya aktif di dunia musik, tetapi juga mulai mengeksplorasi dunia perfilman dengan pendekatan yang serius dan mendalam.
Langkah ini sejalan dengan tren global di mana musisi memperluas karier ke dunia akting, namun Anggun memilih jalur yang berbeda dengan mengambil peran yang kompleks dan tidak mainstream.
Film Para Perasuk menjadi momentum penting dalam perjalanan karier Anggun C. Sasmi. Transformasinya sebagai pembawa mantra roh hewan menghadirkan warna baru yang unik dan berani di industri film Indonesia.
Dengan pendekatan budaya, eksplorasi vokal, serta nuansa horor yang tidak biasa, film ini berpotensi menjadi salah satu tontonan paling menarik di April 2026.
Editor : Dwita Ikhtiananda