Jawa Pos Radar Madiun - Film Trash menjadi salah satu rilisan thriller paling unik di 2026. Disutradarai oleh Tommy Wirkola, film ini memadukan elemen bencana alam, survival, dan horor makhluk dalam satu narasi yang intens.
Konsep yang tidak biasa membuat film ini langsung mencuri perhatian, terutama karena menggabungkan ancaman realistis dengan elemen ekstrem yang memacu adrenalin.
Premis: Badai, Banjir, dan Ancaman Tak Terduga
Cerita berpusat pada sebuah kota pesisir di Amerika Serikat yang dihantam badai kategori 5.
Bencana tersebut menyebabkan kehancuran besar dan banjir yang meluas ke berbagai wilayah kota. Namun, ancaman tidak berhenti pada kerusakan infrastruktur. Air bah yang masuk ke daratan justru membawa hiu-hiu ganas yang berubah menjadi predator mematikan di tengah kota.
Lingkungan yang sebelumnya aman berubah menjadi zona berbahaya, di mana rumah, jalanan, hingga tempat evakuasi dipenuhi ancaman dari dalam air.
Karakter dan Perjuangan Bertahan Hidup
Film ini menghadirkan sejumlah karakter dengan latar belakang berbeda yang terjebak dalam situasi ekstrem.
Seorang wanita hamil harus berjuang menyelamatkan dirinya di tengah kondisi yang tidak menentu. Seorang remaja dengan gangguan kecemasan dipaksa menghadapi ketakutannya secara langsung. Sementara itu, sekelompok anak harus bertahan hidup tanpa kehadiran orang dewasa.
Interaksi antar karakter menjadi elemen penting karena konflik tidak hanya datang dari ancaman fisik, tetapi juga tekanan emosional dan trauma pribadi yang muncul dalam situasi krisis.
Baca Juga: Film Badut Gendong 2026, Horor Aksi dengan Sentuhan Budaya Lokal
Konsep Unik: Perpaduan Disaster dan Creature Horror
- Menggabungkan film bencana dan horor makhluk
- Setting kota banjir yang berubah menjadi habitat predator
- Ketegangan dibangun dari kondisi survival ekstrem
- Premis terinspirasi isu perubahan iklim
Film ini menghadirkan pendekatan yang mengingatkan pada film survival modern, namun dengan skala ancaman yang lebih luas. Kota yang terendam air menjadi ruang baru bagi hiu untuk memangsa, menciptakan situasi yang tidak biasa sekaligus mencekam.
Produser Adam McKay juga menilai bahwa isu perubahan iklim membuat premis film ini terasa semakin relevan.
Film ini diproduksi oleh Hyperobject Industries.
Awalnya direncanakan rilis di bioskop oleh Sony Pictures, namun kemudian dialihkan ke platform Netflix dan resmi dirilis pada April 2026.
Perubahan ini mencerminkan tren distribusi film modern yang semakin mengarah ke layanan streaming untuk menjangkau penonton global.
Trash (2026) menghadirkan ketegangan dari perpaduan bencana alam dan ancaman predator. Film ini menempatkan manusia dalam situasi ekstrem yang menuntut keputusan cepat, sekaligus menghadirkan refleksi tentang dampak perubahan lingkungan yang semakin tidak terduga.
Editor : Dwita Ikhtiananda