Jawa Pos Radar Madiun – Peringatan Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April selalu menjadi momen refleksi atas perjuangan perempuan dalam meraih kesetaraan.
Tidak hanya melalui upacara atau kegiatan formal, semangat tersebut juga bisa dirasakan lewat karya film yang mengangkat sosok perempuan tangguh dan inspiratif.
Sejumlah film Indonesia menghadirkan cerita perempuan dengan latar dan tantangan berbeda, mulai dari perjuangan pendidikan, tekanan sosial, hingga pembuktian diri di tengah budaya patriarki.
1. Kartini (2017), Potret Perjuangan Emansipasi
Film Kartini menjadi tontonan wajib saat Hari Kartini. Dibintangi Dian Sastrowardoyo, film ini mengangkat kisah nyata Raden Ajeng Kartini pada awal 1900-an.
Baca Juga: Contoh Naskah Pidato Hari Kartini untuk Kepala Sekolah: Upacara Jadi Lebih Bermakna
Di tengah keterbatasan akses pendidikan bagi perempuan pada masa penjajahan Belanda, Kartini berani melawan tradisi dan memperjuangkan hak belajar bagi kaum perempuan.
Upayanya mendirikan sekolah hingga membuka peluang kerja menjadi simbol nyata perjuangan emansipasi.
2. Gadis Kretek (2023), Melawan Batas Patriarki
Gadis Kretek menghadirkan karakter Dasiyah atau Jeng Yah, perempuan yang berjuang di industri kretek yang didominasi laki-laki.
Ia memiliki ambisi menciptakan racikan saus kretek sendiri, namun harus menghadapi larangan budaya yang menganggap perempuan tidak boleh terlibat.
Dengan tekad kuat, Jeng Yah berhasil menembus batas tersebut dan membuktikan kapasitasnya.
3. Budi Pekerti (2023), Tekanan Sosial di Era Digital
Film ini menyoroti sosok Prani, seorang guru bimbingan konseling yang kehidupannya berubah drastis setelah konflik kecil menjadi viral di media sosial.
Cerita berkembang menjadi potret tekanan sosial yang dialami perempuan di era digital, di mana opini publik sering kali lebih dominan daripada fakta.
Baca Juga: 7 Ide Lomba Hari Kartini 2026 untuk Sekolah Anti Mainstream, Seru dan Bikin Siswa Antusias
Film ini memperlihatkan bagaimana perempuan harus menghadapi stigma, tekanan, hingga krisis identitas.
4. Sokola Rimba (2013), Pendidikan di Tengah Keterbatasan
Disutradarai Riri Riza, Sokola Rimba mengisahkan Butet yang berjuang mengajarkan baca tulis kepada anak-anak Orang Rimba di pedalaman Jambi.
Perjuangannya tidak mudah. Ia harus menghadapi tantangan alam, budaya lokal, hingga ketidakpercayaan masyarakat.
Namun semangatnya dalam membuka akses pendidikan menjadi cerminan nyata nilai-nilai perjuangan Kartini.
5. 3 Srikandi (2016), Perempuan di Arena Prestasi Dunia
Film 3 Srikandi mengangkat kisah nyata tiga atlet panahan Indonesia yang berjuang meraih prestasi di Olimpiade Seoul.
Di tengah tekanan latihan dan berbagai konflik, mereka tetap fokus pada tujuan untuk mengharumkan nama bangsa. Film ini menampilkan sisi ketangguhan perempuan dalam dunia olahraga yang kompetitif.
Editor : Andi Chorniawan