Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Kenapa Film Horor Lebih Laris? Ini Alasan dan Daya Tariknya di Bioskop Indonesia

Andi Chorniawan • Senin, 27 April 2026 | 16:27 WIB
Ilustrasi salah satu film horor.
Ilustrasi salah satu film horor. (Pengabdi Setan)

Jawa Pos Radar Madiun- Film horor Indonesia terus menunjukkan dominasinya sebagai salah satu genre paling laris di bioskop.

Setiap tahun, deretan film horor berhasil menarik jutaan penonton dan sering mengalahkan genre lain seperti drama, komedi, maupun action.

Lalu, apa sebenarnya yang membuat film horor begitu diminati? Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Sensasi Takut yang Justru Dicari Penonton

Film horor menawarkan pengalaman emosional yang unik, yaitu rasa takut yang aman.

Baca Juga: Drama Keluarga dalam Film Ayah, Ini Arahnya Kemana, Ya? Penuh Emosi dan Realita

Penonton sengaja mencari sensasi tegang, kaget, hingga merinding sebagai bentuk hiburan.

Adrenalin yang meningkat saat menonton justru membuat banyak orang merasa tertantang dan ingin kembali menonton film horor lainnya.

2. Cerita Dekat dengan Budaya Lokal

Salah satu kekuatan film horor Indonesia adalah kedekatannya dengan budaya masyarakat. Banyak cerita diangkat dari:

Urban legend atau cerita rakyat

Kisah mistis daerah tertentu

Kepercayaan dan mitos masyarakat

Karena sudah familiar, penonton lebih mudah percaya dan merasa cerita dalam film bisa saja terjadi di dunia nyata.

3. Pengalaman Menonton yang Lebih Seru Bersama Teman

Film horor sering menjadi pilihan utama untuk ditonton bersama.

Reaksi spontan seperti teriak, tertawa gugup, atau saling menutup mata justru menciptakan momen hiburan tersendiri.

Baca Juga: Film "Ghost in the Cell" Gabungkan Horor dan Konflik Kehidupan Penjara

Inilah yang membuat film horor lebih “hidup” dibanding genre lain yang cenderung lebih tenang.

4. Mudah Viral di Media Sosial

Di era digital, film horor sangat mudah menjadi viral. Trailer menyeramkan, potongan jumpscare, hingga review penonton sering tersebar luas di TikTok, Instagram, dan YouTube.

Efek viral ini membuat orang yang awalnya tidak tertarik menjadi penasaran dan akhirnya menonton di bioskop.

5. Biaya Produksi Lebih Efisien

Dibandingkan film action atau sci-fi, film horor relatif lebih hemat dalam produksi. Fokus utama biasanya pada:

Suasana gelap dan mencekam

Efek suara (sound design)

Akting dan alur cerita

Baca Juga: Film Konser 3D Billie Eilish Tayang Mei 2026, Hadirkan Pengalaman Imersif di Bioskop

Meski sederhana secara teknis, film horor tetap bisa menghasilkan keuntungan besar jika berhasil menarik perhatian penonton.

6. Emosi Kuat yang Sulit Dilupakan

Film horor meninggalkan kesan mendalam bagi penontonnya. Adegan menyeramkan dan jumpscare sering teringat bahkan setelah film selesai ditonton.

Semakin kuat emosi yang dirasakan, semakin besar kemungkinan penonton merekomendasikannya ke orang lain.

 

Penulis

Liliana Vicha Dhani, Mahasiswi Univeritas Airlangga

Editor : Andi Chorniawan
#drama #daya tarik #film horor #bioskop