Jawa Pos Radar Madiun - Pernikahan pasangan muda El Rumi dan Syifa Hadju yang digelar pada Minggu (26/4) masih menjadi topik nomor satu di media sosial.
Digelar di Hotel Raffles Jakarta, acara yang mengusung konsep Jawa modern tersebut berlangsung khidmat sekaligus mewah.
Namun, yang paling menghebohkan netizen bukanlah dekorasi bunganya, melainkan isi goodie bag atau souvenir yang dibawa pulang oleh para tamu undangan.
Souvenir Bernilai Investasi: Emas dan Tumbler Branded
Berbeda dengan pernikahan selebritas pada umumnya yang memilih barang pajangan, El dan Syifa memilih logam mulia (emas) sebagai cinderamata.
Keputusan ini sontak viral dan mendapat julukan "Souvenir Kelas Sultan" dari para netizen.
Selain emas, paket souvenir tersebut juga dilengkapi dengan tumbler minum dari merek ternama, menciptakan perpaduan antara nilai investasi jangka panjang dan barang fungsional untuk keseharian.
Baca Juga: OJK Ingatkan Pengelola Investasi Jangan Cuma Fokus di Jakarta, Dorong Pemerataan Inklusi
Makna Filosofis di Balik Logam Mulia
Pemberian emas ini disebut-sebut bukan sekadar untuk pamer kemewahan. Keluarga besar kedua mempelai ingin souvenir tersebut menjadi simbol:
-
Keberkahan: Harapan agar pernikahan selalu bernilai tinggi.
-
Ketahanan: Layaknya emas yang tahan banting terhadap inflasi dan waktu.
-
Nilai Kehidupan: Mengingatkan bahwa hubungan yang baik harus terus bertumbuh dan dijaga nilainya.
Prosesi Akad yang Sakral
Akad nikah sendiri berlangsung pukul 10.45 WIB. El Rumi tampil gagah dengan beskap putih dan berhasil mengucapkan ijab kabul dalam satu tarikan napas.
Syifa Hadju tampil memukau dengan kebaya putih elegan yang mempertegas nuansa Jawa modern yang bersih dan sakral.
Setelah prosesi akad, rangkaian acara dilanjutkan dengan resepsi megah pada malam harinya di lokasi yang sama.
Dengan detail yang begitu matang, pernikahan ini diprediksi akan menjadi tren rujukan (wedding goals) sepanjang tahun 2026. (naz)
Editor : Mizan Ahsani