Lewat kilas balik yang terjadi sekitar 70 tahun lalu, diperlihatkan sebuah kerajaan bernama Esperia di West Blue.
Negara damai yang identik dengan musik, bengkel alat musik, dan budaya bernyanyi.
Namun di balik suasananya yang ceria, kerajaan ini ternyata memiliki sejarah tragis karena kini sudah lenyap dari dunia One Piece.
Baca Juga: Siapa Dozan di Baca Komik One Piece 1183? Ini 3 Spekulasi Sosok Misterius yang Disebut Imu
Chapter ini sekaligus menjadi momen pertama penggemar akhirnya melihat wujud Brook muda saat masih berusia sekitar 20 tahun.
Menariknya lagi, chapter tersebut juga menghubungkan masa lalu Brook dengan sosok Gunko, anggota Holy Knights yang kini menyerang Elbaph.
Kerajaan Esperia, Negeri Para Pengrajin Alat Musik
Dalam penjelasan narator baca manga One Piece 1183 RAW, Kerajaan Esperia disebut sebagai negara para pengrajin alat musik.
Jalanan kerajaan dipenuhi bengkel musik dan kehidupan masyarakatnya sangat dekat dengan nyanyian serta hiburan.
Atmosfer kerajaan digambarkan hangat dan damai, berbeda jauh dengan konflik besar yang sedang terjadi di Elbaph saat ini.
Brook bahkan memiliki kebiasaan unik membangunkan warga setiap pagi dengan bernyanyi keras di tengah kota.
Adegan itu menjadi salah satu momen paling absurd sekaligus lucu di chapter terbaru.
Brook berdiri di area publik sambil menyanyikan lagu tentang putri duyung dan lautan.
“Saat kau bangun di pagi hari, Selamat Pagi Putri Duyung…”
Namun bukannya menikmati, sebagian warga justru kesal dan meneriakinya untuk diam.
Meski begitu, ada juga warga yang mengidolakan Brook karena popularitasnya sebagai anggota militer kerajaan.
Brook Pemimpin Konvoi Pertempuran
Hal paling mengejutkan dari chapter ini adalah status Brook di masa lalu.
Sebelum menjadi bajak laut dan musisi Topi Jerami, Brook ternyata merupakan anggota penting militer kerajaan.
Dia menjabat sebagai pemimpin “Konvoi Pertempuran”, unit militer unik milik Esperia.
Sebelumnya spoiler chapter juga menjelaskan bahwa Ratu Candel—pemimpin Kerajaan Esperia—merupakan mantan pemimpin konvoi pertahanan.
Artinya, sistem militer kerajaan tersebut memang memiliki struktur khusus yang kemungkinan berbeda dari negara lain di dunia One Piece.
Brook digambarkan cukup terkenal di Esperia, meski popularitasnya masih kalah dibanding sang ratu.
Gunko si Putri Kerajaan Esperia
Dalam flashback baca manga One Piece 1183 RAW, muncul seorang anak kecil bernama Shuri yang tertawa sambil menyapa Brook.
Baca Juga: Viral Penjual Nasi Goreng Bergaya Sanji One Piece, Omzet Tembus Rp 130 Juta Sebulan
“Dehehe… Selamat pagi, Brook!”
Seperti diketahui, Shuri sebenarnya adalah Gunko muda. Artinya, anggota Holy Knights yang sekarang menjadi musuh di Elbaph dulunya memiliki hubungan dekat dengan Brook.
Hal ini membuat konflik Elbaph terasa jauh lebih personal bagi Brook.
Apalagi sebelumnya Usopp sempat mempertanyakan alasan Brook ingin membunuh Gunko.
Jawaban dari pertanyaan itu perlahan mulai terungkap lewat kilas balik Kerajaan Esperia.
Kenapa Kerajaan Esperia Bisa Lenyap?
Dalam baca manga One Piece 1183 RAW, belum dijelaskan penyebab lenyapnya Kerajaan Esperia.
Namun banyak penggemar mulai berspekulasi bahwa kerajaan tersebut kemungkinan dihancurkan Pemerintah Dunia atau terlibat dalam konflik besar masa lalu.
Nama Esperia sendiri kini hampir tidak pernah disebut di dunia One Piece modern.
Karena itu, banyak fans menduga negara tersebut sengaja dihapus dari sejarah.
Dan dari semua petunjuk yang muncul, Kerajaan Esperia tampaknya akan menjadi salah satu bagian penting dalam lore besar One Piece menjelang saga akhir.
Editor : Andi Chorniawan