Jawa Pos Radar Madiun – Masa lalu Brook diperdalam di cerita baca komik One Piece 1184.
Jika chapter sebelumnya membahas Kerajaan Esperia dan status Brook sebagai pimpinan konvoi tempur kerajaan, kali ini cerita bergerak lebih jauh ke masa kecil sang musisi Topi Jerami.
Dan ternyata, kehidupan Brook kecil jauh lebih kelam dari yang dibayangkan banyak penggemar.
Brook Pernah Hidup di Tempat Rongsokan
Dalam kilas balik terbaru, Brook kecil diperlihatkan tumbuh di lingkungan kumuh yang dipenuhi kemiskinan dan minim harapan.
Baca Juga: Teori One Piece: Thriller Bark adalah Reruntuhan Kerajaan Esperia Kampung Halaman Brook
Ia hidup di kawasan rongsokan bersama orang-orang yang bertahan hidup dalam kondisi keras.
Situasi itu membuat Brook menyimpan kebencian besar terhadap mantan raja yang ia anggap sebagai penyebab penderitaan hidupnya.
Atmosfer kilas balik ini terasa jauh berbeda dibanding sosok Brook yang selama ini dikenal humoris dan penuh candaan.
Pertemuan Brook dan Pangeran Leuven
Takdir Brook mulai berubah saat ia bertemu seorang pemuda berusia 21 tahun bernama Leuven.
Saat itu Brook tidak mengetahui bahwa Leuven sebenarnya adalah Pangeran Kerajaan Esperia.
Leuven memilih berteman dengan Brook tanpa menunjukkan status bangsawannya.
Hubungan keduanya dibangun secara sederhana dan perlahan berkembang menjadi ikatan kepercayaan yang kuat.
Diselamatkan saat Diburu Angkatan Laut
Cerita kemudian memasuki momen penting yang mengubah hidup Brook selamanya.
Baca Juga: Teori One Piece: Ratu Candel adalah Mata-Mata Holy Knights di Kerajaan Esperia
Saat berada dalam bahaya dan dikejar Angkatan Laut, Brook hampir kehilangan nyawanya.
Namun Leuven bersama Candel datang menyelamatkannya.
Keduanya membawa Brook masuk ke kastil dan memberinya tempat berlindung.
Untuk pertama kalinya, Brook merasakan kehidupan yang penuh perhatian dan harapan baru.
Alasan Loyalitas Brook
Baca komik One Piece 1184 juga menjawab salah satu misteri penting tentang karakter Brook.
Ternyata loyalitas besar Brook kepada Leuven berasal dari kebaikan kecil yang pernah ia terima di masa lalu.
Leuven bukan hanya menyelamatkan hidup Brook, tetapi juga memberinya kesempatan untuk memulai hidup baru.
Sejak saat itu, Brook mempercayakan kesetiaannya sepenuhnya kepada sang pangeran.
Editor : Andi ChorniawanSumber : Radar Madiun