Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Baca Komik One Piece 1185: Berani Lawan Pemerintah Dunia, Luven Jadi Raja Heroik

Andi Chorniawan • Selasa, 9 Juni 2026 | 10:31 WIB
Ilustrasi Raja Luven melawan Pemerintah Dunia di baca komik One Piece 1185. (Shueisha/Eiichiro Oda)
Ilustrasi Raja Luven melawan Pemerintah Dunia di baca komik One Piece 1185. (Shueisha/Eiichiro Oda)

Jawa Pos Radar Madiun - Spoiler baca komik One Piece 1185 memperlihatkan keberanian Raja Luven menghadapi Pemerintah Dunia.

Alih-alih menyerah ketika kerajaannya berada di ambang kehancuran, Luven memilih berdiri melawan.

Keputusan itu membuatnya berhadapan langsung dengan kekuatan terbesar di dunia One Piece, yakni Pemerintah Dunia.

Esperia Jatuh Miskin setelah Dilanda Kabut Misterius

Menurut spoiler yang beredar, tragedi Kerajaan Esperia bermula setelah kemunculan kabut misterius yang menyelimuti kerajaan selama bertahun-tahun.

Baca Juga: Baca Komik One Piece 1185: Misteri Candel Sakit Parah hingga Akhirnya Meninggal Dunia

Kabut tersebut tidak hanya mengganggu kesehatan penduduk, tetapi juga menghancurkan sumber ekonomi utama kerajaan.

Sebagai negara yang dikenal memiliki industri alat musik berkembang, Esperia sangat bergantung pada produksi dan perdagangan instrumen musik.

Namun kondisi kabut yang terus berlangsung membuat alat-alat musik rusak dan kehilangan kualitasnya.

Aktivitas perdagangan merosot tajam, pemasukan kerajaan anjlok, dan kondisi ekonomi perlahan runtuh.

Dampaknya semakin terasa ketika Esperia tidak lagi mampu memenuhi kewajiban membayar Celestial Tribute atau Upeti Langit kepada Pemerintah Dunia.

Pemerintah Dunia Menuntut Warga Jadi Budak

Dalam dunia One Piece, negara anggota Pemerintah Dunia wajib membayar Upeti Langit sebagai bentuk loyalitas kepada para Tenryubito.

Kegagalan membayar upeti sering kali berujung pada hukuman berat. Hal itulah yang dialami Kerajaan Esperia.

Ketika kerajaan tidak lagi memiliki kemampuan ekonomi untuk memenuhi kewajibannya, Pemerintah Dunia turun tangan dan memberikan tuntutan yang mengejutkan.

Baca Juga: Teori One Piece: Raja Leuven Terinspirasi Beethoven, Kerajaan Esperia adalah Austria

Sebagai pengganti upeti yang gagal dibayar, rakyat Esperia diminta menjadi budak.

Tuntutan tersebut menjadi titik balik dalam cerita. Bagi Luven, menyerahkan rakyatnya kepada Tenryubito bukanlah pilihan.

Luven Memilih Melawan daripada Menyerah

Spoiler baca komik One Piece 1185 memperlihatkan bahwa Raja Esperia itu menolak menyerah kepada Pemerintah Dunia.

Ia memilih melindungi rakyatnya daripada memenuhi tuntutan Tenryubito.

Keputusan tersebut sekaligus menunjukkan karakter Luven sebagai pemimpin yang menempatkan keselamatan rakyat di atas kepentingan politik maupun keselamatan dirinya sendiri.

Meski mengetahui kekuatan lawan yang dihadapi jauh lebih besar, Luven tetap memilih perlawanan.

Perang Besar yang Mengakhiri Kerajaan Esperia 

Penolakan Luven ternyata membawa konsekuensi yang sangat mahal. Konflik antara Esperia dan Pemerintah Dunia berkembang menjadi perang terbuka.

Kerajaan yang sebelumnya dikenal damai itu akhirnya berubah menjadi medan pertempuran.

Esperia diperlihatkan dilalap api dan mengalami kehancuran besar.

Baca Juga: Teori One Piece: Sosok Brook Terinspirasi Legenda Rock Jimi Hendrix

Bangunan runtuh, wilayah kerajaan terbakar, dan masa depan negara tersebut seakan berakhir dalam satu malam.

Perang yang dipilih Luven memang tidak berhasil menyelamatkan kerajaannya. Namun tindakannya memperlihatkan bahwa masih ada penguasa yang berani menentang ketidakadilan Tenryubito.

Luven Berpotensi Menjadi Salah Satu Raja Paling Heroik

Meski baru muncul dalam kilas balik, banyak penggemar mulai menaruh simpati kepada Luven.

Alasannya sederhana. Ia melakukan sesuatu yang jarang terjadi di dunia One Piece: menolak menjadikan rakyat sebagai korban demi mempertahankan status kerajaan.

Karakter seperti ini mengingatkan penggemar pada sejumlah tokoh yang berani menentang sistem Pemerintah Dunia meski harus membayar harga mahal.

Keputusan Luven juga semakin memperjelas mengapa tragedi Esperia menjadi bagian penting dalam masa lalu Brook.

Peristiwa tersebut bukan sekadar kisah kehancuran sebuah kerajaan, melainkan gambaran bagaimana kekuasaan Tenryubito dapat menghancurkan kehidupan banyak orang.

Editor : Andi Chorniawan
#komik one piece #one piece 1185 #luven #perang #pemerintah dunia