Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Toy Story 5 Hadir dengan Konflik Baru, Apakah Pixar Berhasil Menghidupkan Keajaiban Lama?

Tim Magang Radar Madiun • Kamis, 18 Juni 2026 | 09:17 WIB
Toy Story 5 (FTV Chanel Widyatama)
Toy Story 5 (FTV Chanel Widyatama)

Jawa Pos Radar Madiun - Review Toy Story 5, Ketika Dunia Mainan Berhadapan dengan Teknologi

Masa bermain anak-anak terus berubah jika dulu kamar dipenuhi boneka, mobil-mobilan, dan berbagai mainan imajinatif, kini layar gawai sering menjadi pusat perhatian.

Perubahan itulah yang menjadi titik awal cerita Toy Story 5. Pixar kembali membawa Woody, Buzz Lightyear, Jessie dan kawan-kawan ke layar lebar dalam petualangan

yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menyoroti tantangan baru yang dihadapi mainan di era digital.

Film ini mengambil latar beberapa tahun setelah peristiwa Toy Story 4.

Bonnie yang semakin besar mulai tertarik pada perangkat elektronik bernama Lilypad, sebuah tablet pintar yang perlahan menggeser peran mainan dalam kesehariannya.

Baca Juga: Swapped (2026), Film Animasi Netflix tentang Pertukaran Tubuh Sarat Pesan Empati yang Ramai Dibicarakan

Kehadiran teknologi tersebut membuat Woody, Buzz, Jessie, dan para mainan lainnya mempertanyakan posisi mereka dalam kehidupan anak-anak modern.

Cerita yang Lebih Relevan dengan Kehidupan Saat Ini
Konflik Utama yang Dekat dengan Realitas

Salah satu kekuatan terbesar Toy Story 5 adalah keberaniannya mengangkat tema yang sangat dekat dengan kehidupan keluarga masa kini.

Film ini tidak sekadar menampilkan persaingan antara mainan dan gadget,

tetapi juga menggambarkan bagaimana teknologi memengaruhi cara anak-anak bermain, berinteraksi dan membangun hubungan sosial.

Baca Juga: Jangan Salah Pilih! Masih Banyak yang Keliru Memberi Makanan pada Kucing

Menariknya, film ini tidak menempatkan teknologi sebagai musuh utama. Pixar memilih pendekatan yang lebih seimbang dengan menunjukkan bahwa masalah

sebenarnya bukanlah perangkat itu sendiri, melainkan bagaimana teknologi digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Jessie Mendapat Sorotan Lebih Besar

Berbeda dari film-film sebelumnya yang banyak berfokus pada Woody dan Buzz, kali ini Jessie mendapat porsi cerita yang lebih dominan.

Karakternya berkembang menjadi sosok pemimpin yang berusaha menjaga semangat bermain sekaligus membantu Bonnie menghadapi tantangan sosial yang dialaminya.

Baca Juga: Cuma Modal Rp 70 Jutaan, 5 Mobil Bekas Ini Irit BBM dan Tidak Rewel Asalkan Perawatannya Tepat

Pendekatan ini membuat cerita terasa lebih segar dibanding hanya mengulang formula lama.

Visual dan Humor Tetap Menjadi Andalan

Sebagai produksi terbaru Pixar, kualitas animasi Toy Story 5 tampil sangat memukau.

Detail lingkungan, ekspresi karakter, hingga gerakan para mainan terlihat semakin halus dan hidup.

Film ini juga tetap mempertahankan humor khas Toy Story yang mampu dinikmati anak-anak maupun penonton dewasa.

Selain itu, kehadiran karakter baru seperti Lilypad memberikan warna berbeda dalam cerita.

Karakter tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pemicu konflik, tetapi juga menjadi simbol perubahan zaman yang sedang dihadapi para tokoh utama.

Ini dia kelebihan dan kekurangan Toy Story 5:
Kelebihan
- Tema cerita relevan dengan kehidupan modern.
- Fokus baru pada Jessie membuat alur terasa segar.
- Animasi berkualitas tinggi.
- Tetap menyajikan humor dan emosi khas Pixar.
- Cocok untuk penonton anak-anak maupun dewasa.

Baca Juga: Gaikindo Ungkap Dampak Berlapis Penguatan Rupiah, Cegah Kenaikan Harga Mobil hingga PHK

Kekurangan
- Beberapa karakter lama mendapatkan porsi yang lebih sedikit.
- Sebagian penonton mungkin merasa film ini tidak sekuat Toy Story 3 secara emosional.
- Beberapa kritik menilai ceritanya belum sepenuhnya menawarkan inovasi besar bagi waralaba yang sudah berjalan sangat lama.

Tentu dengan kehadiran film yang kita tunggu tunggu membuat rasa ingin tau akan bagaimana jalan cerita nya.

Toy Story 5 berhasil membuktikan bahwa waralaba ini masih memiliki cerita yang layak untuk disampaikan.

Baca Juga: Buku Presiden Solusi Resmi Diluncurkan, Rangkum 108 Keputusan Strategis Era Prabowo

Dengan mengangkat isu hubungan anak-anak dengan teknologi, Pixar menghadirkan kisah yang relevan tanpa kehilangan identitas khas Toy Story.

Meski tidak semua kritik memuji film ini secara mutlak, mayoritas ulasan menilai Toy Story 5 sebagai sekuel yang hangat, menghibur dan mampu memberikan refleksi tentang perubahan zaman.

Bagi penggemar lama maupun penonton baru, film ini tetap menjadi tontonan keluarga yang menarik untuk disaksikan. (*)

*Herlinda Nur Fauziya, Universitas Negeri Surabaya

Editor : Tim Magang Radar Madiun
#Film Pixar #Film Animasi 2026 #Toy story 5