Jawa Pos Radar Madiun - Tidak banyak kolaborasi dalam dunia gaming yang terasa sebegini logis dan sebegini tepat.
Team Jade bersama publisher Ubisoft resmi mengumumkan bahwa Delta Force, game tactical first-person shooter free-to-play yang sangat populer,
akan menghadirkan kolaborasi dengan Tom Clancy's Rainbow Six Siege. Kolaborasi ini akan dimulai bersama update musiman berikutnya bertajuk Season Meltdown,
yang hadir pada 10 Juli di PC, konsol, dan platform mobile.
Dua nama paling ikonik dalam genre tactical squad-based shooter kini resmi bergabung untuk pertama kalinya dan komunitas kedua game ini sudah tidak bisa berhenti membicarakannya.
Bagaimana Kolaborasi Ini Bisa Terjadi?
Ini bukan sekadar deal bisnis semata. Tim Delta Force menghubungi Ubisoft karena memang dari awal Rainbow Six Siege selalu menjadi benchmark genre tactical shooter di mata komunitas mereka.
Proses kreatifnya pun dilakukan dengan sangat serius dan penuh rasa hormat terhadap identitas kedua game.
Shadow Guo, Game Director Team Jade, menyatakan: "Tom Clancy's Rainbow Six Siege adalah franchise yang membantu mendefinisikan tactical shooter modern,
jadi menghadirkannya ke dalam Delta Force adalah sesuatu yang sangat kami nantikan bersama seluruh tim.
Kedua game dibangun untuk pemain yang menyukai pertarungan berbasis squad yang cerdas, dan kolaborasi ini adalah perayaan atas DNA yang sama."
Tiga Pasangan Operator yang Dipilih Penuh Pertimbangan
Nox mendapat skin Vigil, Sineva mendapat skin Montagne, dan Stinger mendapat skin Doc.
Masing-masing pasangan ini berbagi identitas yang kuat dalam dunia mereka masing-masing.
Sineva dan Montagne sama-sama berfokus pada perlindungan yang tak tergoyahkan.
Nox dan Vigil sama-sama menguasai seni menghilang dan stealth ekstrem. Sementara Stinger dan Doc keduanya membawa filosofi yang sama,
nyawa rekan tim adalah prioritas utama, meskipun satu datang sebagai ahli demolisi dan satu lagi sebagai medis.
Baca Juga: Meccha Chameleon, Cerita Game Indie Jepang yang Bikin Heboh Steam dan Hasilkan $10 Juta
Black Ice Kembali dan Lebih Keren dari Sebelumnya
Bagi veterean Rainbow Six Siege, nama *Black Ice* pasti sudah tidak asing. Skin legendaris ini adalah salah satu item paling ikonik dalam sejarah Siege,
dan kini hadir di Delta Force dengan sentuhan yang jauh lebih canggih dari aslinya.
Tim Art Delta Force mengkreasi ulang Black Ice menggunakan material modern dual-layer rendering, subsurface scattering, dan ice fracture patterns agar tampak benar-benar dingin, realistis, dan memukau secara visual.
Hasilnya adalah interpretasi yang menghormati orisinalnya sambil mendorongnya ke level yang lebih tinggi.
Pemain dapat mengklaim salah satu dari dua Black Ice skin bundle yang tersedia, menampilkan skin ikonik untuk senjata Delta Force dan MP5 Black Ice skin.
Dua Skin Operator Gratis, Kemurahan yang Langka
Salah satu hal yang paling dipuji komunitas dari kolaborasi ini adalah pendekatannya yang tidak serakah soal monetisasi.
Sepanjang event kolaborasi berlangsung, pemain dapat mengklaim dua dari tiga skin Operator secara gratis melalui misi in-game.
Di tengah tren industri game yang semakin agresif soal monetisasi, keputusan Team Jade untuk membuat dua skin kolaborasi bisa diunlock tanpa bayar mendapat pujian luas dari komunitas,
ini adalah gestur yang memperkuat kepercayaan pemain dan mencerminkan filosofi kolaborasi yang dibuat untuk komunitas, bukan sekadar untuk menghasilkan uang.
Season Meltdown: Bukan Hanya soal Kolaborasi
Kolaborasi Rainbow Six Siege hanyalah satu dari sekian banyak kejutan yang dikemas dalam Season Meltdown.
Season Meltdown memperkenalkan pengalaman Operations baru dengan map terbaru,
AZ3 Nuclear Plant, sebuah map berskala besar yang berlatar di tengah krisis yang terus meningkat.
Pemain dikirim ke fasilitas nuklir yang mengalami kegagalan di mana tingkat radiasi terus naik,
sistem terus rusak, dan setiap keputusan membawa bobot tersendiri. Saat reaktor mendekati meltdown,
Baca Juga: Game ONE PIECE: Grand Gourmet Ajak Kamu Buka Restoran Bareng Sanji, Bisa Dimainkan di Android
setiap run menjadi perlombaan antara risiko dan keselamatan, dengan berbagai kemungkinan akhir mulai dari shutdown terkendali hingga evakuasi total.
AZ3 Nuclear Plant juga menghadirkan boss baru bernama H1000 seorang kepala keamanan yang memburu pemain yang menjadi ancaman tinggi,
dan key cards AZ3 sebagai unlock yang bisa digunakan berulang untuk membuka ruang bernilai tinggi dengan hadiah yang terus meningkat
Selain itu, Season Meltdown juga menghadirkan Operator baru bernama N-Two, serta dua map baru untuk mode Operations dan Warfare. (*)
*Dwiki Dermawan, Universitas Negeri Surabaya
Editor : Tim Magang Radar Madiun