Jawa Pos Radar Madiun - Tidak ada penantian panjang. Tidak ada rumor yang mengambang berbulan-bulan.
Tepat setelah episode finale Season 2 tayang pada 28 Juni 2026,
website resmi dan akun X Wistoria: Wand and Sword langsung mengonfirmasi kabar yang paling ditunggu para fan,
Season 3 kini resmi dalam produksi, lengkap dengan trailer perdana yang memberikan gambaran pertama tentang apa yang akan datang selanjutnya.
Pengumuman ini datang di momen yang sangat tepat.
Wistoria: Wand and Sword menduduki puncak ranking anime mingguan Spring 2026 sebanyak tiga kali selama musim keduanya
Popularitas yang tidak bisa diabaikan dan studio pun tidak menunggu lama untuk meresponnya.
Untuk yang Belum Kenal Will Serfort
Bagi yang belum akrab dengan seri ini, Wistoria: Wand and Sword adalah adaptasi manga karya,
Fujino Omori kreator yang juga melahirkan DanMachi (Is It Wrong to Try to Pick Up Girls in a Dungeon?) dengan ilustrasi oleh Toshi Aoi.
Cerita mengikuti Will Serfort, seorang siswa muda yang bersekolah di akademi sihir bergengsi meskipun ia sama sekali tidak bisa menggunakan sihir.
Mimpinya adalah menjadi salah satu dari para legenda Magia Vander dan bersatu kembali dengan sahabat masa kecilnya, Elfaria.
Untuk mencapai tujuan itu, ia harus melewati diskriminasi, rival-rival bertenaga besar,
dan tantangan yang tampak mustahil bagi seseorang tanpa kemampuan sihir apapun.
Baca Juga: Bikin Antusias Penggemar, Anime Spy x Family Rilis PV Terbaru dan Perkenalkan Seiyu Utama
Manga ini telah diserialkan di Bessatsu Shonen Magazine milik Kodansha sejak Desember 2020,
dengan 15 volume yang sudah terbit, dan melampaui 3 juta kopi yang beredar pada Februari 2026.
Arc Apa yang Akan Diadaptasi Season 3?
Season 2 menutup Blooming Festival Arc dari manga orisinal, dan Season 3 akan langsung terjun ke Traitor Investigation Arc saat kembali.
Elemen yang menarik perhatian adalah bahwa setiap arc sejauh ini hanya terdiri dari sekitar sepuluh chapter,
dan dalam proses adaptasinya, menghasilkan sekitar enam atau tujuh episode masing-masing.
Sehingga kemungkinan besar Season 3 akan mengikuti pola yang sama.
Pertanyaan utama yang kemudian muncul adalah bahwa saat ini hanya ada dua arc penuh yang bisa diadaptasi anime ini,
untuk Season 3 sebelum mengejar materi manga yang sedang berjalan.
Traitor Investigation Arc dan Goetia Arc yang mengikutinya,
keduanya terdiri dari sekitar sepuluh chapter sebelum bertemu dengan arc terkini yang baru beberapa chapter.
Tim Orisinal Kembali, Tidak Ada yang Berubah
Salah satu hal yang paling melegakan dari pengumuman ini adalah kepastian bahwa tim kreatif yang membangun Wistoria menjadi sebesar ini akan kembali sepenuhnya.
Tatsuya Yoshihara yang menjabat sebagai chief director di Season 2 dan Hideaki Nakano sebagai director keduanya diharapkan kembali untuk season ketiga,
memastikan seri ini mempertahankan visi kreatif yang sama yang selama ini dinikmati para fans.
Sayaka Ono kembali sebagai character designer dan chief animation director, sementara Yuki Hayashi juga kembali menggubah musik.
Produksi tetap di tangan Actas dan Bandai Namco Pictures, dua studio yang sudah membangun visual khas seri ini sejak awal.
Untuk pengisi suara, Kohei Amasaki kembali sebagai Will Serfort, bersama Akira Sekine sebagai Elfaria Alvis Serfort, Satomi Amano sebagai Colette Loire,
dan Masaaki Mizunaka sebagai Zion Alster.
Cast pendukung juga mencakup nama-nama besar seperti Tomokazu Seki, Jun Fukuyama, Sora Amamiya, dan Makoto Furukawa.
Kapan Season 3 Tayang?
Inilah satu-satunya pertanyaan yang belum terjawab. Meski komite produksi mengkonfirmasi bahwa season ketiga sudah dalam pengerjaan,
tidak ada tanggal rilis atau jendela tayang yang diumumkan sejauh ini.
Mengingat pola produksi anime pada umumnya, kemungkinan besar kita baru akan melihat Season 3 dalam dua tahun ke depan atau sekitarnya.
ementara menunggu, seluruh episode Season 1 dan Season 2 sudah tersedia untuk ditonton ulang di Crunchyroll,
dengan subtitle bahasa Inggris dan dub Inggris,
pilihan sempurna untuk menyegarkan ingatan tentang perjalanan Will Serfort sejauh ini sebelum babak berikutnya tiba. (*)
*Dwiki Dermawan, Universitas Negeri Surabaya
Editor : Tim Magang Radar Madiun