PLEDIS Tanggapi Rumor The8, Pernyataan Resmi Justru Tuai Kritik dari Sebagian Penggemar
Jawa Pos Radar Madiun - Rumor yang menyeret anggota SEVENTEEN, The8, menjadi perbincangan hangat di media sosial China.
Tak lama setelah video yang diduga memperlihatkan sang idol beredar di Weibo, PLEDIS Entertainment akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi.
Namun, alih-alih meredam polemik, isi pernyataan tersebut justru memicu kritik dari sebagian penggemar karena turut menyebut nama Jun.
Rumor The8 Beredar di Weibo
Belakangan ini, sebuah video yang diklaim memperlihatkan The8 sedang merokok dan mengunjungi klub malam beredar di platform Weibo.
Hingga kini, keaslian video maupun konteks di balik rekaman tersebut belum dapat dipastikan.
Meski demikian, penyebarannya memicu berbagai spekulasi di media sosial.
Menanggapi situasi tersebut, PLEDIS Entertainment segera merilis pernyataan resmi untuk membantah rumor yang beredar.
PLEDIS Sebut Rumor dan Spekulasi Bersifat Palsu
Dalam pernyataannya, PLEDIS tidak hanya menyebut nama The8, tetapi juga Jun.
Agensi menyatakan bahwa berbagai rumor, foto, maupun video yang beredar telah disertai spekulasi serta interpretasi yang keluar dari konteks, sehingga menyesatkan publik.
PLEDIS mengatakan, "Recently, false rumors and related discussions about our artists Wen Junhui (Jun) and Xu Minghao (The8) have appeared on online platforms. Unauthorized photos and videos of them have also been circulated, accompanied by malicious speculation and interpretations taken out of context. These have seriously misled the public. The content has continued to spread online and is entirely false information and malicious defamation arising from fan conflicts. It has severely affected the reputations of our two artists and disrupted their normal work and daily lives."
Selain itu, agensi menegaskan akan mengambil langkah hukum terhadap pihak yang melanggar hak potret maupun mencemarkan nama baik kedua artis tersebut.
Penggemar Soroti Penyebutan Nama Jun
Meski bertujuan melindungi artisnya, isi pernyataan tersebut justru menuai kritik dari sebagian penggemar.
Beberapa penggemar mempertanyakan alasan PLEDIS memasukkan nama Jun dalam pernyataan yang awalnya muncul sebagai respons terhadap rumor yang melibatkan The8.
Menurut mereka, Jun telah menghadapi berbagai pelanggaran privasi selama lebih dari satu tahun, termasuk yang turut berdampak pada keluarganya.
Namun, selama periode tersebut, agensi dinilai tidak pernah mengeluarkan pernyataan resmi terkait masalah tersebut.
Karena itu, sebagian penggemar menilai respons kali ini menimbulkan kesan adanya perbedaan perhatian terhadap isu yang dialami masing-masing anggota.
Belum Ada Tanggapan Lanjutan
Hingga artikel ini ditulis, PLEDIS Entertainment belum mengeluarkan pernyataan tambahan terkait kritik dari para penggemar.
Sementara itu, belum ada bukti yang dapat memverifikasi kebenaran video yang beredar maupun dugaan aktivitas yang dikaitkan dengan The8.
Pernyataan resmi PLEDIS juga menegaskan bahwa informasi yang tersebar merupakan rumor palsu dan fitnah yang muncul akibat konflik antar-fandom.
Haninda Navyra Putri - Universitas Brawijaya
Editor : Tim Content Writer Radar Madiun