Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Kuasa Hukum Danielle Bantah Tuduhan ADOR soal Kontrak Ganda, Sebut Fakta Dipelintir

Tim Content Writer Radar Madiun • Senin, 6 Juli 2026 | 14:01 WIB
Tim hukum Danielle membantah tuduhan ADOR soal kontrak ganda dan menyebut sejumlah informasi yang beredar telah dipelintir. (Pinterest)
Tim hukum Danielle membantah tuduhan ADOR soal kontrak ganda dan menyebut sejumlah informasi yang beredar telah dipelintir. (Pinterest)

Kuasa Hukum Danielle Bantah Tuduhan ADOR soal Kontrak Ganda, Sebut Informasi Dipelintir

Jawa Pos Radar Madiun - Perseteruan hukum antara ADOR dan mantan member NewJeans, Danielle, kembali memasuki babak baru. 

Setelah sidang yang digelar pada 2 Juli 2026 memunculkan berbagai pemberitaan mengenai dugaan kontrak ganda, pihak Danielle akhirnya memberikan tanggapan resmi melalui kuasa hukumnya.

 Mereka menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak sesuai dengan fakta.

Tim Hukum Bantah Tuduhan Dual Contract

Firma hukum Hwawoo, yang mewakili Danielle, merilis pernyataan resmi untuk menanggapi pemberitaan yang muncul setelah persidangan pada 2 Juli 2026.

Menurut pihak Danielle, sejumlah media telah menyampaikan informasi yang menyesatkan dengan menyebut bahwa klien mereka menandatangani kontrak eksklusif ganda dengan perusahaan lain.

Dalam pernyataan resminya, tim hukum menyampaikan, "There is no truth to the claim that the members, including Danielle, had entered into or attempted to sign a dual exclusive contract with any specific company."

Mereka menegaskan bahwa tuduhan tersebut merupakan hasil pencampuran fakta dengan informasi yang keliru.

Disebut Berkaitan dengan Penawaran Saham ADOR

Kuasa hukum Danielle menjelaskan bahwa isu yang dikaitkan dengan perusahaan asal China sebenarnya berasal dari proses normal ketika pihak ketiga mengajukan proposal pembelian saham ADOR dari HYBE pada saat konflik NewJeans berlangsung pada 2025.

Menurut mereka, proses tersebut tidak berkaitan dengan penandatanganan kontrak eksklusif baru oleh Danielle maupun anggota lainnya.

Tuding Klaim ADOR Berlebihan

Pihak Danielle juga menilai sejumlah argumen yang disampaikan kuasa hukum ADOR dalam persidangan tidak sesuai dengan fakta.

Dalam pernyataannya disebutkan, "The claims made by ADOR’s legal representatives on the day of the trial, including the previously mentioned news report, differ from the facts or distort or exaggerate the facts."

Selain itu, tim hukum Danielle mengaku mencurigai adanya upaya untuk membentuk opini publik terhadap klien mereka.

Mereka menyampaikan, "Danielle’s team suspects that ADOR’s influence may have been involved in spreading and distorting the facts of the case, especially in matters involving the members, as if they were all independent actions of Danielle."

Siap Ajukan Permohonan ke Pengadilan

Tim hukum Danielle menegaskan bahwa seluruh argumen yang disampaikan ADOR bukanlah hal baru dalam proses hukum yang sedang berjalan.

Mereka juga menyatakan yakin pengadilan akan memberikan penilaian berdasarkan bukti yang diajukan.

Dalam penutup pernyataannya, mereka mengatakan, "Danielle’s legal team plans to request the court to take necessary measures to counterattack ADOR’s attempts to influence the trial through public opinion."

Reaksi Penggemar

Pernyataan dari kuasa hukum Danielle langsung memicu beragam reaksi di kalangan penggemar.

Sebagian menyayangkan banyaknya pihak yang langsung mempercayai tuduhan yang beredar sebelum adanya putusan pengadilan.

Hingga kini, proses hukum antara ADOR dan Danielle masih berlangsung.

Belum ada putusan akhir dari pengadilan terkait gugatan maupun berbagai tuduhan yang diajukan dalam perkara tersebut.

Haninda Navyra Putri - Universitas Brawijaya

Editor : Tim Content Writer Radar Madiun
#kpop #idol k-pop #radar madiun #jawa pos radar madiun #idol