Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Bukan Sekadar Turnamen Game: EWC 2026 Hadirkan Panggung Musik Kelas Dunia

Tim Content Writer Radar Madiun • Kamis, 9 Juli 2026 | 02:21 WIB
Opening EWC 2026 Paris Menghadirkan DJ Snake, Aya Nakamira dan Theodora (ggwp.id)
  1. Opening EWC 2026 Paris Menghadirkan DJ Snake, Aya Nakamira dan Theodora (ggwp.id)

Jawa Pos Radar Madiun - Bayangkan panggung megah di tepi Sungai Seine, dipenuhi ribuan penggemar eSports dari seluruh dunia,

sementara musik elektronik dan R&B bergema menyambut dimulainya salah satu turnamen game terbesar di dunia. Itulah gambaran Opening Ceremony Esports World Cup (EWC) 2026,

Yang untuk pertama kalinya digelar di Paris, Prancis meninggalkan Riyadh, Arab Saudi, yang menjadi tuan rumah pada edisi-edisi sebelumnya.

Tiga Musisi Prancis Siap Guncang La Seine Musicale

Esports Foundation mengumumkan bahwa upacara pembukaan EWC 2026 akan berlangsung di La Seine Musicale pada 8 Juli mendatang, dengan menghadirkan tiga musisi ternama:

Aya Nakamura, DJ Snake, dan Theodora. Ketiganya dipilih karena dianggap merepresentasikan wajah musik Prancis kontemporer sekaligus semangat komunitas eSports global.

Baca Juga: Rekor Bersejarah! Bigetron Bawa 5 Divisi Mobile ke EWC 2026 Paris Kini Bertarung dengan Nama Team Vitality

Mike McCabe, Deputy CEO dan Chief Operating Officer Esports Foundation, menjelaskan bahwa Opening Ceremony ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk menyambut dunia ke dalam Esports World Cup. 

Aya Nakamura, yang dijuluki sebagai Queen of France, dikenal lewat perpaduan genre R&B, Afrobeats, zouk, dan pop Prancis modern.

Ia bukan wajah baru di panggung besar Paris, sebelumnya, penyanyi kondang lewat lagu "Djadja" ini juga tampil di upacara pembukaan Olimpiade Paris 2024.

DJ Snake, yang tumbuh besar di pinggiran Paris, membawa warna musik campuran mulai dari elektronik, hip-hop, pop, hingga sentuhan Latin, K-pop, Timur Tengah, dan Afrika.

Sementara itu, Theodora, yang akrab disapa Miss Kitoko mewakili generasi baru musik Prancis dengan gaya yang memadukan rap, pop, musik klub, dan estetika budaya digital,

Sekaligus dinilai relevan dengan audiens eSports yang lekat dengan dunia internet, kreator konten, dan live streaming.

Menurut McCabe, ketiga musisi ini menghadirkan karakter yang berbeda-beda, namun sama-sama mencerminkan kreativitas dan dinamika yang menjadikan Paris tempat istimewa sebagai tuan rumah acara ini.

Baca Juga: Indonesia Kirim Dua Wakil ke MSC EWC 2026! Ini Daftar Lengkap 16 Tim yang Akan Mengguncang Paris

Skala Turnamen: Ribuan Atlet, Puluhan Game, Triliunan Rupiah

EWC 2026 sendiri berlangsung sejak 6 Juli hingga 23 Agustus 2026, menghadirkan lebih dari 2.000 pemain dan 200 klub dari lebih dari 100 negara yang akan berlaga di 25 turnamen dari 24 game berbeda.

Total hadiah yang diperebutkan mencapai lebih dari USD75 juta atau setara Rp1,3 triliun menjadikannya salah satu ajang dengan prize pool terbesar sepanjang sejarah eSports.

Harga Tiket Opening Ceremony

Bagi yang ingin menyaksikan langsung kemeriahan pembukaan di La Seine Musicale, tiket sudah tersedia melalui situs resmi EWC dengan tiga pilihan kategori:

Perpindahan lokasi dari Riyadh ke Paris sekaligus menegaskan ambisi EWC untuk memperluas jangkauan globalnya, menjadikan Kota Cahaya sebagai panggung baru pertemuan dunia game dan musik dalam satu perayaan besar. (*)

*Dwiki Dermawan, Universitas Negeri Surabaya

Editor : Tim Content Writer Radar Madiun
#EWC #paris