Assassin’s Creed Black Flag Resynced Catat Prestasi Besar, Jadi Seri dengan Ulasan Terbaik Sejak 2013
Jawa Pos Radar Madiun - Lebih dari satu dekade setelah petualangan bajak laut Edward Kenway pertama kali memikat pemain, Assassin’s Creed Black Flag kembali berlayar lewat versi remake berjudul Assassin’s Creed Black Flag Resynced.
Menariknya, peluncuran ulang ini langsung menuai respons positif dari para kritikus dan berhasil mencatatkan pencapaian yang sudah lama tidak diraih franchise Assassin’s Creed.
Berdasarkan data Metacritic, Assassin’s Creed Black Flag Resynced saat ini mengantongi Metascore 84, menjadikannya game Assassin’s Creed dengan rata-rata ulasan tertinggi sejak perilisan Black Flag versi original pada 2013.
Jadi Skor Terbaik Franchise dalam 13 Tahun
Versi asli Assassin’s Creed 4: Black Flag masih memegang skor lebih tinggi dengan Metascore 88.
Namun setelah itu, tidak ada lagi seri utama Assassin’s Creed yang mampu menembus angka tersebut.
Sebelum hadirnya Black Flag Resynced, posisi terbaik ditempati oleh Assassin’s Creed Odyssey yang memperoleh Metascore 83.
Menariknya, skor Black Flag Resynced diperoleh dari 83 ulasan kritikus, jauh lebih banyak dibandingkan Black Flag versi 2013 yang saat itu dihimpun dari 36 ulasan.
Assassin’s Creed 2 Masih Jadi Raja
Meski berhasil mencatatkan performa impresif, Black Flag Resynced belum mampu merebut gelar game Assassin’s Creed dengan rating tertinggi sepanjang sejarah.
Posisi tersebut masih dipegang oleh Assassin’s Creed 2 yang mengantongi Metascore 90, diikuti Assassin’s Creed: Brotherhood dengan skor 89.
Tidak Semua Kritikus Sepakat
Meski mayoritas ulasan bernada positif, tidak semua kritikus menganggap remake ini berhasil melampaui versi aslinya.
Dalam ulasannya, GameSpot menilai bahwa Black Flag Resynced tetap mampu menunjukkan mengapa game original dianggap sebagai salah satu game bajak laut terbaik sepanjang masa.
Namun, sejumlah perubahan yang dilakukan dinilai belum cukup untuk mengungguli karya yang menjadi sumber inspirasinya.
Jordan Ramée menulis, "You will see why the original game was the de facto pirate video game for years. But you will also find a remake that doesn’t manage to take the crown from the very game that it’s remaking."
Meski demikian, pencapaian Metascore 84 tetap menjadi sinyal positif bagi Ubisoft.
Kehadiran Black Flag Resynced menunjukkan bahwa petualangan Edward Kenway masih memiliki daya tarik kuat dan mampu membawa franchise Assassin’s Creed kembali mendekati masa kejayaannya di mata para kritikus.
Baca Juga: Bukan Sandera, Pemain Counter-Strike 2 Kini Diminta Menyelamatkan Anjing di Map Shelter
Haninda Navyra Putri - Universitas Brawijaya
Editor : Tim Content Writer Radar Madiun