Jawa Pos Radar Madiun - Setiap kemunculan Zendaya di karpet merah selalu menghadirkan kejutan.
Namun kali ini, aktris berusia 29 tahun itu seolah menaikkan standar baru dalam dunia mode.
Dalam rangkaian tur promosi film The Odyssey, setiap langkahnya bukan hanya mempromosikan film terbaru garapan Christopher Nolan, tetapi juga menjadi pertunjukan fashion yang dinantikan para penggemar dan pelaku industri.
Mulai dari Paris hingga London, Zendaya sukses menghadirkan sederet penampilan yang memadukan kemewahan haute couture, referensi budaya Yunani kuno, hingga sentuhan modern yang khas.
Tak heran jika setiap busana yang dikenakannya langsung menjadi bahan perbincangan di media sosial maupun kalangan pecinta mode.
Busana Terinspirasi Dewi Yunani di Premiere Paris
Salah satu penampilan paling mencolok hadir saat pemutaran perdana The Odyssey di Paris.
Dalam film tersebut, Zendaya memerankan dewi Athena, dan tema itu diwujudkan melalui gaun khusus rancangan Louis Vuitton.
Baca Juga: Sea Dragon, Roket Raksasa yang Nyaris Mengubah Sejarah Eksplorasi Antariksa
Gaun bernuansa putih dengan kombinasi dua warna tersebut dihiasi detail renda escargot, potongan pada bagian torso, belahan kaki tinggi, serta bolero beraksen ruffle yang memberikan kesan anggun sekaligus dramatis.
Tak hanya busananya yang menjadi sorotan, riasan wajah Zendaya juga melengkapi keseluruhan penampilannya.
Makeup artist Ernesto Casillas menghadirkan nuansa lembut dengan sentuhan eyeshadow biru muda dari Prada Beauty, menciptakan tampilan yang mengingatkan pada sosok dewi dalam mitologi Yunani.
Louis Vuitton mengungkapkan bahwa proses pembuatan gaun tersebut membutuhkan lebih dari 800 jam, menunjukkan tingkat detail dan pengerjaan yang luar biasa.
Method Dressing yang Konsisten
Penampilan Zendaya selama tur promosi kembali memperlihatkan komitmennya terhadap konsep method dressing, yaitu mengenakan busana yang selaras dengan karakter maupun tema film yang sedang dipromosikan.
Bersama stylist sekaligus image architect, Law Roach, Zendaya menghadirkan berbagai interpretasi gaya yang berbeda di setiap kota.
Beberapa di antaranya meliputi:
- Busana Jacquemus bernuansa krem di London yang dipadukan dengan bandana mungil dan anting medali emas.
- Gaun arsip Givenchy Spring 1997 Couture karya Alexander McQueen, lengkap dengan topeng emas rancangan Philip Treacy saat sesi pemotretan di Paris.
- Gaun pahatan Schiaparelli Haute Couture Fall/Winter 2026-2027 yang baru beberapa jam sebelumnya diperagakan di atas runway.
Baca Juga: BMW i5 Resmi Hadir, Sedan Listrik Premium dengan Jarak Tempuh Hingga 582 Km
Setiap pilihan busana memperlihatkan kemampuan Zendaya menghidupkan konsep film melalui dunia fashion tanpa kehilangan identitas pribadinya.
Gaun Schiaparelli Jadi Sorotan
Salah satu momen paling mengesankan terjadi ketika Zendaya mengenakan gaun Schiaparelli dari koleksi Haute Couture Fall/Winter 2026-2027.
Gaun tersebut baru saja diperkenalkan di peragaan busana pada pagi hari.
Beberapa jam kemudian, busana itu langsung diterbangkan menggunakan jet pribadi ke London agar dapat dikenakan Zendaya pada agenda karpet merah berikutnya.
Informasi tersebut diungkapkan oleh Law Roach, memperlihatkan bagaimana persiapan di balik setiap penampilan dilakukan dengan sangat matang.
Simbol Elegansi yang Selalu Dinanti
Selama hampir dua dekade berkarier, Zendaya berhasil membangun reputasi sebagai salah satu ikon fashion paling berpengaruh di dunia hiburan.
Setiap kemunculannya selalu dipersiapkan secara detail, mulai dari pemilihan busana, aksesori, hingga riasan wajah.
Selain menjadi penghormatan terhadap dunia mode, beberapa penampilannya juga memunculkan spekulasi mengenai kehidupan pribadinya.
Baca Juga: GODA Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik Aman dan Cerdas untuk Masyarakat Indonesia
Gaun putih Louis Vuitton yang dikenakannya di Paris, misalnya, dinilai sebagian pengamat sebagai isyarat halus mengenai status barunya sebagai pengantin setelah Tom Holland mengonfirmasi hubungan mereka telah memasuki jenjang pernikahan.
Meski demikian, Zendaya tetap memilih menjaga privasi mengenai gaun pernikahan yang sebenarnya ia kenakan.
Fashion yang Mendukung Cerita Film
Tur promosi The Odyssey menunjukkan bahwa Zendaya tidak sekadar mengenakan pakaian mewah.
Setiap busana dipilih untuk memperkuat narasi film sekaligus memperkaya pengalaman visual di luar layar.
Melalui kolaborasinya bersama Law Roach dan sejumlah rumah mode ternama seperti Louis Vuitton, Jacquemus, Givenchy, hingga Schiaparelli, Zendaya kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu figur yang mampu menyatukan dunia perfilman dan fashion dalam satu panggung yang sama.
Dengan setiap penampilan yang selalu berbeda namun tetap konsisten membawa tema film, Zendaya kembali memperlihatkan mengapa namanya hampir selalu menjadi pusat perhatian setiap kali melangkah di atas karpet merah. (*)
*Herlinda Nur Fauziya, Universitas Negeri Surabaya
Editor : Tim Content Writer Radar MadiunSumber : CNN