Game Viral Meccha Chameleon Disusupi Malware, Developer Minta Pemain Hindari Map Workshop

Tim Content Writer Radar Madiun • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 11:46 WIB
Meccha Chameleon menjadi fenomena di Steam dengan 15 juta copy terjual tanpa AI generatif. (gamespot)
Meccha Chameleon diterpa serangan malware melalui map buatan pemain. 

Meccha Chameleon Diserang Malware Lewat Map Buatan Pemain, Developer Imbau Hindari Workshop Sementara

Jawa Pos Radar Madiun - Popularitas Meccha Chameleon di Steam mendadak diwarnai kabar buruk. 

Di tengah melonjaknya jumlah pemain sejak dirilis pada Juni lalu, game multiplayer bergaya prop hunt itu justru menjadi sasaran penyebaran malware melalui map buatan komunitas.

Temuan tersebut memicu kekacauan, mulai dari munculnya map berbahaya hingga peretasan server Discord resmi game.

Developer kini meminta pemain untuk sementara waktu menghindari map buatan pengguna sembari memperkuat sistem keamanan game.

Malware Ditemukan di Map Workshop

Kasus ini pertama kali diungkap oleh seorang pemain bernama Feint. Ia mulai menyelidiki setelah temannya mengaku sempat melihat jendela Command Prompt muncul ketika mengunduh sebuah map dari Steam Workshop.

Dari hasil investigasinya, Feint menemukan bahwa map bernama Lazer Tag Zero mengandung malware dropper, yakni program yang bertugas mengunduh dan memasang malware lain ke komputer korban.

Versi lain dari temuan tersebut juga menyebut adanya map Workshop yang menulis file batch (.bat) ke folder Documents, kemudian menjalankan PowerShell untuk mengunduh malware dari server eksternal.

Tak lama setelah laporan tersebut dipublikasikan, map itu langsung dihapus dari Steam Workshop. Namun, masalah belum berhenti.

Muncul Map Berbahaya Lain dan Server Discord Diretas

Setelah map pertama dihapus, sejumlah map lain yang juga diduga mengandung malware mulai bermunculan.

Situasi semakin memburuk ketika server Discord resmi Meccha Chameleon ikut diretas.

Developer Lemorion_1224 menjelaskan bahwa akun pembuat server berhasil dibajak sehingga seluruh administrator kehilangan akses. 

"Security was completely breached, the server creator’s account was hijacked, and all admins were banned, so we can’t take action from our side."

Dalam penjelasan lain, Lemorion mengungkap bahwa perangkat salah satu software engineer mereka diduga lebih dulu terinfeksi malware.

Peretas kemudian mengambil alih akun Discord miliknya, melewati sistem Two-Factor Authentication (2FA), mengubah pengaturan server, serta memblokir seluruh staf.

Meski demikian, developer memastikan perangkat yang diretas tidak memiliki akses ke file game, program Meccha Chameleon, maupun akun Steam developer.

Developer Pastikan Game Aman, Asalkan Hindari Map Kustom

Melalui pembaruan di halaman Steam, developer menegaskan bahwa game Meccha Chameleon sendiri bukan sumber malware.

Risiko hanya berasal dari beberapa map buatan komunitas yang telah disusupi kode berbahaya.

Sebagai langkah pencegahan, pemain disarankan untuk sementara hanya memainkan map bawaan game dan menghindari map Workshop hingga situasi benar-benar aman.

Bagi pemain yang sebelumnya sempat memainkan map yang terindikasi berbahaya, Feint menyarankan untuk melakukan pemindaian antivirus secara menyeluruh serta memeriksa folder Documents guna mencari file .bat mencurigakan yang baru dibuat.

Sempat Muncul Game Palsu di Meta Quest

Di tengah kekacauan tersebut, muncul pula halaman "Meccha Chameleon VR" di Meta Quest Store yang menawarkan pre-order.

Developer langsung menegaskan bahwa produk tersebut bukan proyek resmi dan meminta pemain untuk tidak melakukan pembelian.

"Currently, a product called ‘Meccha Chameleon VR’ is available for preorder on the Meta Quest store, but we have not granted any production permission for it."

Lemorion juga menyatakan bahwa mereka telah mengajukan permintaan penghapusan halaman tersebut dan tidak akan bertanggung jawab atas kerugian yang timbul akibat produk palsu tersebut.

Update Baru Hadir untuk Memperkuat Keamanan

Setelah beberapa hari menghadapi berbagai insiden, developer merilis pembaruan Mini Update 3.3.1.

Update tersebut menghadirkan beberapa perubahan penting, di antaranya:

Meski begitu, developer belum memastikan apakah ancaman malware melalui map buatan pemain telah sepenuhnya teratasi.

Untuk saat ini, langkah paling aman adalah menggunakan map bawaan hingga sistem keamanan Workshop benar-benar dipastikan aman.

(Magang Universitas Brawijaya, Haninda Navyra Putri)

Editor : Tim Content Writer Radar Madiun
Sumber : gamespot, gamebrott
game PC meccha chameleon malware game radar madiun jawa pos radar madiun