Terinspirasi Silent Hill dan Half-Life 2, Ini Alasan ILL Disebut Bisa Menyaingi Resident Evil

Tim Content Writer Radar Madiun • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 14:36 WIB
Game horror ill yang siap menyaingi resident evil (steam)
Game horror ill yang siap menyaingi resident evil (steam)

Jawa Pos Radar Madiun - ILL menjadi salah satu game horor paling banyak dibicarakan belakangan ini usai trailer terbarunya tampil di ajang Sony State of Play, 2 Juni 2026 lalu.

Saking realistisnya, banyak penonton awalnya mengira cuplikan yang mereka lihat hanyalah rekaman CGI sinematik, sebelum akhirnya terkonfirmasi bahwa itu memang gameplay asli dari game tersebut.

Game ini dikembangkan oleh Team Clout dan dipublikasikan di bawah label Mundfish Powerhouse, dijadwalkan rilis pada 2027 untuk PC via Steam, PlayStation 5, dan Xbox Series X/S.

Baca Juga: Setelah Bertahun-tahun Dinanti Penggemar, Proyek Remake Resident Evil Veronica Ini Akhirnya Dapat Kepastian Rilis

Terinspirasi Film Horor Klasik dan Game-Game Legendaris

ILL merupakan game horor bertipe first-person survival horror, mengambil latar sebuah fasilitas riset besar bernama Galley House, tempat karakter utama harus menghadapi "Aberrations" monster mengerikan yang muncul akibat sumber kejahatan misterius.

Dua pendiri Team Clout, Maxim Verehin dan Oleg Vdovenko, memiliki latar belakang di bidang concept art, animasi horor, dan produksi film.

Keduanya menyebut inspirasi utama game ini datang dari efek praktis dan animatronik film horor era 1970-1990an, ditambah pengaruh dari game legendaris seperti Half-Life 2, Silent Hill, dan tentu saja Resident Evil.

Sistem Dismemberment yang Bikin Merinding

Salah satu daya tarik utama ILL adalah sistem pemotongan tubuh (dismemberment) yang sangat dinamis dan realistis.

Monster-monster dalam game ini bisa dilukai secara detail mulai dari daging yang tercabik, tulang yang terekspos, hingga tubuh yang benar-benar hancur berkeping-keping. 

Menurut pengembang, tingkat detail kekerasan ini dirancang untuk memberikan kesan mendalam yang belum pernah ada sebelumnya di genre horor.

Sistem audio binaural yang digunakan juga diklaim mampu memperkuat dampak emosional setiap momen menegangkan sepanjang permainan.

Baca Juga: Buaya di Kabin sampai Lempar Penumpang: Maskapai Terburuk di Dunia Kini Bisa Kamu Kelola Bareng Teman, Cek Serunya!

Cerita yang Berkembang Seiring Waktu

Trailer terbaru ILL lebih banyak menyoroti sisi cerita dibanding trailer sebelumnya yang fokus pada combat dan desain monster.

Dikisahkan, seorang tokoh utama yang sebelumnya koma harus menyelidiki sebuah benteng riset di kawasan Eropa Timur usai malam kumpul keluarga berubah menjadi mimpi buruk begitu tamu misterius datang tanpa diundang.

Memicu serangkaian kematian aneh yang mengarah pada sesuatu yang jauh lebih besar dan tak masuk akal.

Disebut-sebut Setara Resident Evil dan Doom

Berkat kualitas visual dan intensitas horornya, ILL kini banyak disebut media gaming internasional sebagai calon pesaing serius waralaba Resident Evil, bahkan disandingkan dengan Doom dalam hal intensitas aksi horornya.

Sutradara game ILL, Max Verehin, menegaskan bahwa game ini tak sekadar menawarkan visual memukau, tapi juga mendefinisikan ulang seberapa nyata sebuah game horor bisa terasa.

CEO Mundfish, Robert Bagratuni, menambahkan misteri yang mulai terungkap lewat trailer cerita ini akan menarik pemain masuk sedalam-dalamnya ke dalam pengalaman 

Sudah Dinanti Sejak 2021

Menariknya, ILL sebenarnya bukan proyek baru. Game ini pertama kali diumumkan sejak 2021 dan sudah melalui proses pengembangan bertahun-tahun sebelum akhirnya mendapat window rilis pasti di 2027.

Baca Juga: Calon Pesaing Berat Palworld? Ini Aniimo, RPG Penangkap Monster yang Gameplay Showcase Terbarunya Bikin Heboh

Tanggal rilis resmi memang belum diumumkan, namun antusiasme publik terhadap game ini terus meningkat seiring setiap trailer baru yang dirilis.

Buat penggemar game horor sejati, ILL jelas jadi salah satu judul yang wajib masuk daftar pantauan menjelang 2027 mendatang. (*)

*Dwiki Dermawan, Magang Universitas Negeri Surabaya

Editor : Tim Content Writer Radar Madiun
Sumber : GamingBible, OpenCritic
Game PS5 Resident Evil Game Horror Game