Kenalan dengan Tiny Terraces, Game Kebun Mini yang Cocok buat Kamu yang Suka Multitasking

Tim Content Writer Radar Madiun • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 15:32 WIB
"Tiny Terraces" game berkebun santai untuk mengisi waktu luang (epicgames)
"Tiny Terraces" game berkebun santai untuk mengisi waktu luang (epicgames)

Jawa Pos Radar Madiun - Buat kamu yang suka game santai tapi nggak punya banyak waktu untuk fokus penuh, Tiny Terraces bisa jadi pilihan pas. Game bergenre idle-farming ini dikembangkan oleh developer indie asal Amerika, VuVuu, yang dikenal juga dengan sebutan VuVuu Inc.

Konsepnya simpel: kamu cukup menonton sekelompok karakter mungil bernama "tiny guys" yang secara otomatis mengerjakan berbagai tugas di kebun teras (terrace) milikmu, sementara kamu tetap bisa mengerjakan hal lain di luar game.

Cara Bermain yang Santai Tanpa Tekanan

Gameplay Tiny Terraces berpusat pada aktivitas berkebun yang serba otomatis. Kamu menanam berbagai tanaman, lalu membiarkan para "tiny guys" mengurus semuanya sendiri, mulai dari menyiram, menyiangi gulma, hingga memanen hasil kebun.

Selain itu, kamu juga bisa memanfaatkan hasil panen tertentu beserta "bagian tubuh" tiny guys untuk membuat lebih banyak karakter mungil baru yang siap membantu mengelola kebun.

Uang hasil penjualan panen bisa digunakan untuk membeli berbagai dekorasi guna mempercantik tampilan terrace milikmu sesuai selera.

Baca Juga: Buaya di Kabin sampai Lempar Penumpang: Maskapai Terburuk di Dunia Kini Bisa Kamu Kelola Bareng Teman, Cek Serunya!

Dikembangkan Sendirian oleh Satu Developer

Hal yang membuat Tiny Terraces makin menarik adalah fakta bahwa game ini dikembangkan sepenuhnya oleh satu orang developer.

VuVuu sendiri mengaku awalnya lebih dikenal sebagai seorang seniman, sebelum mulai belajar coding bahasa C# secara mandiri sejak Februari 2022 demi mewujudkan proyek-proyek game indie miliknya.

Tiny Terraces sendiri sempat melalui masa pengembangan panjang lewat versi demo di itch.io dan Steam, lengkap dengan update rutin berdasarkan masukan pemain, mulai dari penambahan hewan seperti bebek, tanaman baru seperti kubis dan blueberry, hingga berbagai dekorasi tambahan.

Sudah Rilis Early Access di Steam

Setelah melalui masa pengembangan dan uji coba demo yang cukup panjang, Tiny Terraces resmi meluncur ke Steam Early Access pada 31 Juli 2025 dengan harga terjangkau sekitar Rp70-110 ribuan, tergantung wilayah.

Game ini mendukung platform Windows, termasuk kompatibilitas dengan Steam Deck meski beberapa fitur belum sepenuhnya optimal.

Tiny Terraces juga sudah diterjemahkan ke dalam 16 bahasa berbeda, memperluas jangkauan pemainnya ke berbagai negara.

Baca Juga: 5 Game Pixel Ini Wajib Ada di HP Kamu, Dijamin Bikin Lupa Waktu

Sambutan Positif dari Komunitas

Meski merupakan game indie skala kecil, sambutan terhadap Tiny Terraces terbilang sangat positif.

Berdasarkan data terbaru, game ini berhasil mengantongi skor ulasan sebesar 93% dari total 786 review di Steam, dengan estimasi penjualan mencapai lebih dari 17 ribu kopi. 

Banyak pemain memuji suasana game yang tenang dan menenangkan, gameplay yang mudah dipahami, serta desain visual pixel yang colorful dan menggemaskan cocok banget buat kamu yang butuh me-time santai sambil tetap produktif mengerjakan hal lain.

Cocok untuk Siapa?

Tiny Terraces sangat direkomendasikan buat kamu yang suka genre cozy game, idle game, atau sekadar butuh teman "bekerja" yang lucu dan menenangkan di layar sambil melakukan aktivitas lain.

Kalau penasaran, kamu bisa coba dulu versi demo gratisnya di Steam sebelum memutuskan membeli versi lengkapnya. (*)

*Dwiki Dermawan, Magang Universitas Negeri Surabaya

Editor : Tim Content Writer Radar Madiun
game PC Game Santai Game Mobile santai game mobile