Jawa Pos Radar Madiun - Game ini mungkin sudah dirilis sejak 2011, tapi jangan salah, game garapan Re-Logic ini masih jadi salah satu sandbox game paling direkomendasikan hingga 2026.
Dijuluki sebagai "2D Minecraft", Terraria sebenarnya menawarkan kedalaman combat, eksplorasi, dan sistem progresi yang jauh lebih kompleks dibanding game sejenis, dengan lebih dari 45 juta kopi terjual sepanjang masa dan rating "Generally Favorable" di Metacritic.
Dunia Luas Penuh Kejutan untuk Dijelajahi
Terraria menawarkan dunia 2D yang dihasilkan secara acak (procedurally generated), lengkap dengan beragam bioma unik mulai dari hutan lebat, gurun pasir, hingga bioma jamur raksasa. Setiap bioma punya tantangan, sumber daya, dan hadiah tersendiri, misalnya bioma gurun yang menuntutmu mengelola stamina di bawah teriknya matahari.
Gua-gua tersembunyi di lereng gunung menyimpan peti harta karun berisi jarahan berharga, sementara lebih dari 20 boss legendaris seperti Destroyer, The Twins, dan Skeletron Prime siap menguji kemampuanmu demi hadiah yang lebih besar.
Sistem Crafting dan Kelas yang Fleksibel
Loop utama gameplay Terraria cukup sederhana namun adiktif: menambang sumber daya, membuat perlengkapan, melawan boss, menjelajahi area baru, lalu mengulang siklus tersebut dengan gear yang makin kuat.
Game ini menawarkan empat kelas utama, melee, ranged, magic, dan summoner, yang masing-masing punya gaya bermain berbeda. Buat pemula, kelas melee jadi pilihan paling ramah berkat pertahanan tinggi, sebelum nantinya bisa bereksperimen dengan gaya bermain lain begitu sudah memahami pola serangan boss.
Value for Money yang Sulit Ditandingi
Salah satu alasan terbesar Terraria layak dicoba adalah nilai yang ditawarkan dibanding harganya. Sejak peluncuran awal seharga 10 dolar AS di 2011, Re-Logic terus merilis update besar secara gratis, mulai dari update 1.2, 1.3, 1.4
Journey's End, 1.4.4 Labour of Love, hingga update terbaru 1.4.5 "Bigger and Boulder" pada Januari 2026 yang menambahkan lebih dari 650 item baru, termasuk konten crossover dari Dead Cells dan Palworld.
Tak ada DLC berbayar, season pass, battle pass, ataupun mikrotransaksi yang memberi keuntungan gameplay, semua item bisa didapatkan murni lewat permainan.
Baca Juga: Terinspirasi Silent Hill dan Half-Life 2, Ini Alasan ILL Disebut Bisa Menyaingi Resident Evil
Bisa Dimainkan Bareng Teman
Terraria mendukung mode co-op hingga empat pemain sekaligus, menjadikannya pilihan seru untuk dimainkan bareng teman. Dengan harga yang kerap diskon hingga 2,5 dolar AS saat sale besar di Steam, satu sesi co-op berdurasi puluhan jam bisa didapat dengan modal yang sangat terjangkau.
Sedikit Catatan untuk Pemula
Meski menawarkan banyak kelebihan, tampilan antarmuka Terraria memang terkesan agak jadul jika dibandingkan standar game 2026, dengan sistem manajemen inventaris yang mencakup lebih dari 50 slot item yang butuh waktu untuk dipahami.
Dukungan controller sendiri baru mulai serius ditambahkan sejak update 1.4, meski pengalaman terbaik tetap dirasakan lewat kombinasi mouse dan keyboard.
Baca Juga: Bukan Sekadar Bertani, Game Ini Ajak Kamu Hidupkan Kembali Para Dewa Romawi
Konten Terbaru Juli 2026
Update terbaru per 16 Juli 2026 menambahkan sub-bioma baru bernama Crystal Caverns, lengkap dengan enam musuh baru, tiga trek musik baru, serta bijih baru bernama Shardite yang bisa ditemukan di mode hardmode, bukti nyata bahwa Re-Logic masih terus berkomitmen menghidupkan game ini meski sudah berusia lebih dari satu dekade. (*)
*Dwiki Dermawan, Magang Universitas Negeri Surabaya
Editor : Tim Content Writer Radar Madiun