Jawa Pos Radar Madiun - Kalau kamu penggemar Terraria dan suka sensasi menggali, membangun, serta melawan bos di dunia yang bisa dihancurkan sepenuhnya, KYORA bisa jadi game yang wajib masuk radar kamu.
Game ini diumumkan lewat trailer singkat di The Game Awards 2024 dan digarap oleh Pugstorm, studio asal Swedia yang sebelumnya sukses besar lewat Core Keeper, dipublikasikan oleh Chucklefish, penerbit indie yang juga dikenal lewat Stardew Valley dan Starbound.
Kemiripan yang Bikin Nostalgia
Menurut sejumlah media gaming, gaya visual dan gameplay KYORA memang sangat mengingatkan pada Terraria, terutama dari sisi eksplorasi vertikal naik turun serta estetika pixel art klasiknya.
Bedanya, jika Terraria fokus pada eksplorasi horizontal luas dengan sedikit elemen vertikal, KYORA justru menonjolkan sensasi menggali jauh ke dalam tanah sekaligus membangun tinggi ke langit, menciptakan pengalaman eksplorasi yang terasa lebih dinamis dari sisi arah pergerakan.
Baca Juga: Dijuluki 2D Minecraft, Tapi Kombat dan Progresinya Jauh Lebih Dalam: Kenalan dengan Terraria
Setiap Piksel Bisa Diubah Sesukamu
Konsep utama KYORA adalah kebebasan penuh dalam membentuk dunia. Dunia yang dihasilkan secara prosedural (procedurally generated) ini memungkinkan pemain membentuk, menambang, membangun, atau bahkan menghancurkan setiap piksel yang ada, mirip prinsip dasar yang bikin Terraria begitu adiktif selama bertahun-tahun.
Kamu bisa membangun jembatan menuju area baru, membentuk markas impian sesuai selera, atau bahkan memanfaatkan kekuatan terraforming di tengah pertempuran untuk membangun platform dan perlindungan darurat.
Jelajahi Bioma, Lawan Bos Bernama Herald
Sama seperti Terraria yang punya beragam bioma dengan boss penjaga masing-masing, KYORA menghadirkan konsep serupa lewat bioma-bioma yang dipenuhi rahasia dan bahaya, masing-masing dijaga bos kuat bernama Herald.
Untuk bertahan hidup menjelajahi reruntuhan hutan hingga gurun pasir yang menyengat, pemain perlu memanfaatkan sumber daya khas tiap bioma, mengumpulkan material, menempa senjata dan baju zirah, menanam benih, hingga meracik berbagai resep untuk membantu perjalanan.
Baca Juga: Bukan Sekadar Bertani, Game Ini Ajak Kamu Hidupkan Kembali Para Dewa Romawi
Sihir Jadi Andalan Utama Bertarung
Berbeda dari Terraria yang lebih menonjolkan senjata fisik, KYORA punya ciri khas tersendiri lewat sistem tongkat sihir (wands) yang bisa memanipulasi materi.
Pemain bisa menyusun berbagai kombinasi kemampuan sihir yang saling melengkapi, terutama saat bermain bersama teman, menciptakan sinergi unik dalam pertempuran melawan bos-bos Herald yang menjaga setiap wilayah.
Bisa Dimainkan Sendiri atau Bareng 8 Teman
KYORA mendukung mode online co-op hingga delapan pemain sekaligus, mirip skema multiplayer yang juga dimiliki Core Keeper.
Konsep "berpetualang bareng teman" ini jadi salah satu daya tarik utama, mengingat dunia KYORA dirancang penuh bahaya dan rahasia yang lebih seru dijelajahi bersama daripada sendirian.
Kapan Bisa Dimainkan?
KYORA rencananya akan meluncur ke tahap Steam Early Access, meski tanggal pastinya masih belum diumumkan secara resmi.
Pugstorm dan Chucklefish sengaja memilih skema Early Access agar bisa melibatkan masukan komunitas sejak awal pengembangan, memastikan game ini benar-benar sesuai keinginan para pemainnya kelak.
Buat kamu yang kangen sensasi Terraria dengan sentuhan segar ala sihir dan eksplorasi vertikal, KYORA sudah bisa langsung di wishlist di Steam sekarang juga. (*)
*Dwiki Dermawan, Magang Universitas Negeri Surabaya
Editor : Tim Content Writer Radar MadiunSumber : steam