Jawa Pos Radar Madiun - Seed of Nostalgia hadir sebagai persembahan cinta untuk para penggemar JRPG klasik era 16 dan 32 bit.
Digarap studio indie Primitive Pixels asal Portland, Oregon, game ini dibangun di atas kecintaan mendalam terhadap era keemasan JRPG.
Dipadukan dengan berbagai fitur quality of life modern serta sistem kustomisasi karakter dan build yang jauh lebih luas dibanding game klasik pada masanya.
Kisah Atilla dan Dunia yang Sekarat
Cerita berpusat pada Atilla, seorang calon anggota Ordo Lumen yang tinggal di desa terpencil Arboreum, bertengger di puncak Pohon Dunia raksasa bernama Verdan'Thala.
Selama berabad abad, desa ini menjaga Lumenite, sumber kehidupan dan keseimbangan purba dunia. Namun sebuah kejadian misterius mengganggu ritual Ascendance milik Atilla, membuat desanya diselimuti keputusasaan.
Saat Verdan'Thala mulai layu, Atilla untuk pertama kalinya harus turun dari Pohon Dunia dan menjelajahi daratan luas Sylvara demi menyelamatkan dunianya yang sekarat.
Baca Juga: Suka Terraria? Wajib Pantau Game Sandbox Baru dari Developer Core Keeper Ini
Combat Tanpa Random Encounter
Salah satu daya tarik utama Seed of Nostalgia adalah sistem pertempuran turn based bergaya retro yang berlangsung langsung di dunia yang kamu jelajahi, tanpa random encounter yang sering bikin frustrasi di game JRPG klasik.
Kamu bisa menambang logam, mengumpulkan material dari musuh, lalu membuat atau meningkatkan senjata untuk semakin memperkuat party kamu.
8 Karakter dengan Skill Tree Sepenuhnya Custom
Game ini menawarkan delapan karakter yang bisa dimainkan, masing masing punya kemampuan kelas unik tersendiri.
Pemain bisa membangun gaya bermain sesuai keinginan lewat sistem skill tree yang sepenuhnya bisa dikustomisasi, memberi kebebasan penuh menentukan arah pengembangan tiap karakter di party kamu.
Durasi Panjang dan Cerita Penuh Makna
Berdasarkan informasi resmi di Steam, Seed of Nostalgia menawarkan durasi bermain sekitar 25 hingga 30 jam untuk cerita utama, dan lebih dari 40 jam jika ditambah konten opsional serta end game.
Ceritanya sendiri memadukan petualangan ringan dengan tema simbolis dan filosofis yang lebih dalam, lengkap dengan dunia luas penuh lokasi menakjubkan dan rahasia tersembunyi yang siap dijelajahi.
Baca Juga: Bukan Sekadar Bertani, Game Ini Ajak Kamu Hidupkan Kembali Para Dewa Romawi
Sukses di Kickstarter
Antusiasme publik terhadap game ini terbukti lewat kampanye Kickstarter yang sukses digelar April 2025 lalu.
Selain versi digital lewat Steam, developer juga menyiapkan edisi fisik spesial berupa mini guide bergaya art book dipadu panduan pemain ala JRPG pertengahan era 90an, lengkap dengan artwork orisinal serta info musuh dan item tersembunyi.
Kapan Bisa Dimainkan?
Seed of Nostalgia dijadwalkan menggelar closed beta dan demo Steam pada akhir 2026, dengan estimasi rilis penuh sekitar kuartal pertama 2028.
Rentang waktu ini sengaja diambil developer agar game bisa dipenuhi konten matang sekaligus melalui proses quality assurance menyeluruh sebelum benar benar dirilis ke publik.
Berkat pencapaian stretch goal di Kickstarter, developer juga sudah mengonfirmasi game ini akan hadir di PC, PlayStation 5, Xbox One, Xbox Series X/S, dan Nintendo Switch.
Bahkan sudah ada rencana rilis fisik khusus untuk Nintendo Switch dan PlayStation 5 lewat Premium Edition Games, dengan dua pilihan edisi kolektor (Standard dan Retro Edition) yang dijadwalkan meluncur bersamaan dengan rilis penuh di 2028.
Buat kamu penggemar JRPG klasik yang kangen nuansa 90an, game ini sudah bisa langsung di wishlist sekarang di Steam. (*)
*Dwiki Dermawan, Magang Universitas Negeri Surabaya
Editor : Tim Content Writer Radar Madiun