
Jawa Pos Radar Madiun - Pada ajang Game Awards Desember 2025 lalu, Bandai Namco mengumumkan perilisan game baru untuk franchise Ace Combat dengan judul "Ace Combat 8: Wings of Theve".
Setelah lebih dari 30 tahun berjalan, Ace Combat menjadi salah satu game yang paling dikenal dalam genre aerial shooting. Yang kemudian dikembangkan menjadi genre dramatic aerial shooting.
Kali ini, mereka merayakannya dengan perilisan game serial bernomor baru untuk franchise tersebut.
Baca Juga: Buat Kamu yang Kangen Game JRPG 90an, Seed of Nostalgia Wajib Masuk Wishlist, Ini Alasannya!
Sinopsis Ace Combat 8: Wings of Theve
7 tahun setelah Ace Combat 7: Skies Unknown rilis, kini Project Aces melanjutkan kisah tersebut dengan negara-negara baru yang berlatar waktu 2029, 10 tahun setelah latar waktu game sebelumnya.
Mengutip dari Bandai Namco, Kali ini berfokus pada konflik antara Federation of Central Usea (FCU) dan Sotoa. Dan mengambil latar utama di atas kapal induk tua bernama Endurance yang menjadi tempat pengungsian saat perang pecah.
Mengangkat protagonis baru dengan callsign "Rex" yang menjadi simbol harapan untuk FCU dengan julukan "Wings of Theve" dengan skadron Joker yang Ia pimpin.
Tapi julukan dan nama besar tersebut hanyalah ilusi untuk mempertahankan moral negara. "Rex" yang sebelumnya gugur dalam perlawanan, dan protagonis pemain harus menggantikan perannya sebagai "Wings of Theve".
Baca Juga: Game of Thrones: War for Westeros Batal Rilis Tahun Ini, Developer Ungkap Alasan Penundaan
Developer Log: Harus Sesuai Ekspektasi
Mengingat keberhasilan dan popularitas yang diraih oleh seri bernomor sebelumnya — Ace Combat 7, developer utama Ace Combat, Project Aces semakin gencar untuk menggarap Ace Combat 8 untuk memenuhi ekspektasi pemain.
Dengan Unreal Engine 5, grafik dari game tersebut telah mengalami peningkatan dari game sebelumnya, terutama dalam pembuatan awan serta penerapan chain reaction tabrakan dan letupan.
Terdapat pula beberapa feature yang telah diinginkan pemain sebelumnya, yaitu command squadron pad dan multiple Special Weapon (SP), serta pemilihan pesawat tempur yang lebih beragam melalui tech tree.
Selain itu, Project Aces juga gencar untuk melakukan promosi melalui sosial media. Melalui X/Twitter dan Youtube, serta mengupload Soundtrack dari game franchise Ace Combat terdahulu
Dalam laman Youtube ACE COMBAT Channel, terdapat pula developer log yang membahas behind the scene pembuatan game Ace Combat 8.
Baca Juga: Game Indie Ini Viral karena Lawan AI, Meccha Chameleon Buktikan Karya Manusia Masih Tak Tergantikan
Pembelian dan Spesifikasi untuk Ace Combat 8
Ace Combat 8 dapat dibeli melalui Steam, XBOX Series X|S, dan Playstation 5.
Dengan pre-order package yang tersedia sebelum 2 Oktober 2026, pre-order bonus berisi:
- Ace Combat Zero: The Belkan War
- Pesawat F-14A
Mengutip laman Steam, spesifikasi minimum agar dapat berjalan:
- Membutuhkan: 64-bit processor dan operating system
- OS: Windows 11
- Processor: Intel Core i7-10700K / AMD Ryzen 5 3600X
- Memory: 16 GB RAM
- Graphics: NVIDIA GeForce RTX 2060[6 GB] / AMD Radeon RX 6600 XT[8 GB]
- DirectX: Version 12
- Storage: 125 GB penyimpanan bebas
- Tambahan: Membutuhkan SSD, hardware ray tracing graphics card, dan DirectX 12 dengan Shader Model 6.6 keatas
- Estimasi performa: 1920×1080(Upscale)/30fps dengan setting grafis "Low", framerate dapat berkurang pada adegan yang grafis intensif (*)
*Syifa Fitria Hanifah, Magang Universitas Negeri Surabaya
Editor : Tim Content Writer Radar MadiunSumber : steam, Bandai Namco Entertainment