Alat Ukur Abad ke 18 jadi Senjata Utama, Bukan Cuma Gambar Peta, di Sini Kamu Juga Ungkap Konspirasi Tersembunyi!

Tim Content Writer Radar Madiun • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:38 WIB
Official poster dari game Beware of the Cartographer yang akan segera rilis (steam)
Official poster dari game Beware of the Cartographer yang akan segera rilis (steam)

Jawa Pos Radar Madiun - Konsep Unik yang Jarang Ditemui di Dunia Game. Beware of the Cartographer menawarkan premis yang benar benar segar di dunia game petualangan, menempatkanmu sebagai seorang kartografer kerajaan di era Enlightenment atau Zaman Pencerahan abad ke 18.

Game garapan studio indie Tohu Bohu Games ini tersedia di PC lewat Steam, dengan versi demo gratis yang sudah bisa dicoba lebih dulu, sementara versi lengkapnya sendiri masih belum memiliki tanggal rilis pasti.

Misi Penting Menggambar Perbatasan Dua Kerajaan

Kamu kembali ke tanah kelahiranmu untuk menjalankan misi kerajaan yang sangat penting, memetakan wilayah terpencil dan menggambar garis perbatasan yang diharapkan bisa memulihkan perdamaian antara dua kerajaan yang tengah berseteru.

Bermodal ketajaman observasi, kemampuan analisis, dan pengukuran yang kamu lakukan sendiri, kamu harus mengisi peta kosong milikmu sedikit demi sedikit.

Baca Juga: Bukan Sekadar Bertani, Game Ini Ajak Kamu Hidupkan Kembali Para Dewa Romawi

Alat Ukur Kuno Jadi Senjata Utama

Salah satu daya tarik utama game ini adalah penggunaan dua alat kartografi asli abad ke 18, yakni waywiser dan graphometer, yang harus kamu pelajari langsung dari sang guru bernama Godric.

Lewat kedua alat ini, kamu menentukan lokasi berbagai tempat penting di peta, sekaligus mempercantik hasil pemetaanmu dengan berbagai stempel bertema hewan dan tumbuhan yang kamu temukan sepanjang perjalanan.

Setiap Warga Punya Rahasia dan Permintaan

Selain sibuk mengukur dan menggambar, kamu juga akan berinteraksi dengan berbagai warga lokal, baik yang ramah maupun bermusuhan, masing masing menyimpan rahasia atau permintaan tersendiri.

Konsekuensi dari setiap garis perbatasan yang kamu tentukan akan berdampak luas, menuntutmu pandai menyeimbangkan kebutuhan warga setempat dengan tugas resmi yang diemban dari kerajaan.

Baca Juga: 6 Tahun Early Access, Game Dengan Terraria Style ini Layak Untuk Dicoba

Dilema Etis dan Konspirasi Tersembunyi

Seiring survei wilayahmu berlanjut, kamu mulai menyadari fenomena aneh dan tanda tanda adanya rencana rahasia yang mengincar dirimu sendiri.

Game ini menggabungkan elemen deduksi, investigasi, dan narasi penuh kejutan, menuntutmu memecahkan berbagai dilema etis sembari mengungkap misteri tersembunyi di balik konflik dua kerajaan tersebut.

Sambutan Positif Lewat Versi Demo

Sejak demo berdurasi 20 menit resmi dirilis di Steam, banyak pemain memberikan respons hangat, terutama memuji gaya seni khas game ini, kualitas penulisan cerita, mekanik kartografi yang unik, hingga interaksi menggemaskan dengan berbagai hewan peliharaan seperti sapi, anjing, dan bebek yang bisa ditemui sepanjang permainan.

Baca Juga: Stardew Valley Tapi Ketemu Serial Killer?, Bertani di Siang Hari, Buru Pembunuh Berantai di Malam Hari, Ini Konsep Unik Grave Seasons

Developer sendiri mengakui durasi demo yang tergolong singkat, namun mengajak komunitas bergabung lewat server Discord resmi untuk terus mengikuti perkembangan game, termasuk kesempatan ikut serta dalam uji coba beta mendatang. (*)

*Dwiki Dermawan, Magang Universitas Negeri Surabaya

Editor : Tim Content Writer Radar Madiun
Sumber : steam community, Steam News
game indie Rekoemndasi Game Game Petualangan Beware of the Cartographer