Kabar Buruk untuk yang Hobi Reupload! Algoritma Baru YouTube Shorts Prioritaskan Konten Orisinal

Mizan Ahsani • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 18:02 WIB
Ilustrasi YouTube Shorts.
Ilustrasi YouTube Shorts.

Jawa Pos Radar Madiun - Kabar penting bagi para pembuat konten atau kreator di platform YouTube, khususnya untuk format video pendek atau Shorts.

Baru baru ini, YouTube mengumumkan kebijakan baru terkait sistem rekomendasi algoritma Shorts kepada para penggunanya.

Platform berbagi video raksasa tersebut kini secara tegas akan lebih memprioritaskan penayangan konten konten yang bersifat orisinal.

Keputusan strategis ini tentu akan berdampak besar pada ekosistem Shorts, di mana pengguna nantinya akan lebih jarang disuguhi konten hasil reupload atau tidak orisinal.

Mengutip laporan 9to5 Google pada Jumat (2/10) waktu setempat, Shorts selama ini memang telah menjelma menjadi primadona untuk mengumpulkan konten berdurasi singkat yang memikat.

Namun sayangnya, tak jarang para kreator Shorts mengambil jalan pintas dengan mencomot potongan video dari kreator mapan yang rajin membuat konten berdurasi panjang.

Potongan video milik orang lain tersebut kemudian diunggah ulang demi mendulang jumlah penonton yang tinggi secara instan.

Baca Juga: Belum Beroperasi, Enam Manajer KDKMP di Pacitan Mundur, Penempatan Jadi Alasan

Oleh karena itu, langkah YouTube untuk memprioritaskan karya orisinal ini menjadi angin segar sekaligus solusi adil bagi para kreator asli yang karyanya sering dicuri.

"Untuk meningkatkan pengalaman Shorts bagi semua orang, kami memperbarui sistem rekomendasi kami untuk lebih memprioritaskan konten orisinal dan mengurangi jangkauan konten yang diunggah ulang dari kreator lain," tulis pernyataan resmi YouTube.

Meski demikian, pernyataan tersebut menyiratkan bahwa konten yang benar benar menjiplak tanpa adanya perubahan kreativitaslah yang akan paling terdampak pembatasan jangkauan.

Jika seorang kreator memberikan sentuhan kreasi tambahan pada potongan video tersebut, kemungkinan jangkauannya akan tetap aman, meski batasan pastinya belum dirinci secara gamblang.

Perubahan sistem ini diharapkan mampu mendorong para pengguna untuk lebih menikmati dan mengapresiasi jerih payah kreator yang mengunggah Shorts orisinal.

Meskipun YouTube belum merinci secara pasti tanggal peluncuran pembaruan ini, besar kemungkinan perubahan algoritma tersebut sudah mulai diterapkan secara bertahap. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
plagiat video pendek Algoritma YouTube Shorts konten