Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Richardson Aloisius Ale Killo Meretas Prestasi di Cabor Taekwondo

Hengky Ristanto • Rabu, 9 Maret 2022 | 01:55 WIB
POTENSIAL: Pilihan Richardson Aloisius Ale Killo menekuni taekwondo didukung penuh kedua orang tuanya. (RONAA NISA/JAWA POS RADAR MADIUN)
POTENSIAL: Pilihan Richardson Aloisius Ale Killo menekuni taekwondo didukung penuh kedua orang tuanya. (RONAA NISA/JAWA POS RADAR MADIUN)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Suara tendangan bersahutan dari depan sebuah rumah di seberang lapangan memecah kesunyian asrama Korem 081/DSJ, Kelurahan Mojorejo, Taman, malam itu. Kala itu, Richardson Aloisius Ale Killo tampak sedang menendang alat target yang dipegang adiknya.


Beberapa menit kemudian, sang ayah ikut bergabung untuk latihan bersama. Mereka secara bergantian memegang alat target atau menendang. ‘’Kalau tidak ada kegiatan biasanya latihan sendiri di depan rumah,’’ kata Richard, sapaan akrab Richardson Aloisius Ale Killo.


Latihan untuk mengasah tendangan itu rutin dilakukan Richard sejak duduk di bangku SD. Tak butuh waktu lama, remaja yang kini berusia 18 tahun itu berhasil meraih sejumlah prestasi di cabang olahraga (cabor) taekwondo. Pada 2015, misalnya, dia menyabet medali perunggu kejuaraan kota (kejurkot). Tiga tahun berselang, Richard berhasil meraih perak di ajang serupa.


Prestasinya semakin moncer saat Richard duduk di bangku SMA. Tahun lalu, untuk kali pertama dia mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur. Hasilnya, medali emas berhasil dibawa pulang. Pun, kala itu dipercaya menjadi koordinator kontingen Kota Madiun dan Magetan. ‘’Waktu itu lawan saya banyak yang lebih tua usianya,’’ ujarnya.


Tak puas hanya kejurprov, Februari lalu Richard menjajal kejuaraan nasional (kejurnas) Piala Kapolri. Berkat bakat besar dan latihan kerasnya, siswa SMAN 1 Kota Madiun itu berhasil meraih medali perak.


Sang ayah, Serka Asterius Yoseph Delu, punya cara tersendiri untuk memotivasi Richard. Yakni, menjanjikan bonus Rp 100 ribu jika Richard berhasil menendang kepala lawan saat bertanding. Pada kejurprov tahun lalu, misalnya, Richard berhak mengantongi duit Rp 300 ribu lantaran Richard mampu menendang kepala lawan tiga kali. ‘’Biar lebih semangat,’’ tutur pria 48 tahun itu diamini Dyah Ayu Mayangsari, sang istri. (mg7/isd/c1/her)

Editor : Hengky Ristanto
#Olahraga #Hobby