--------------
PANDANGAN Ahmad M. Albaqi tampak fokus pada robot yang sedang beraksi di arena. Sementara, kedua jempol tangannya dengan lincah menggerakan panel tombol di layar smartphone-nya hingga robot itu memeragakan beberapa manuver.
Sesekali dahinya mengerut ketika robot yang dikendalikannya sulit digerakkan. Namun, remaja itu tetap fokus hingga robotnya berhasil menyelesaikan tantangan sampai durasi lomba berakhir.
Pemandangan itu terlihat saat Ahmad M. Albaqi dan lima rekannya dari MTsN 3 Madiun turun di World Robotic For Palace (WRP) 2022 di Kuala Lumpur, Malaysia, awal Desember lalu. Tidak disangka, mereka berhasil meraih juara II di dua kategori. Yakni, best score untuk jenis soccer dan best strategy pada jenis sumo.
Kala itu, kontingen MTsN 3 terbagi dalam dua tim. Albaqi, Bagas Ghulam, dan Muhamad Ridho turun di kategori soccer. Sementara, Ahmad Aji, Farel Wahyu, dan Ahmad Fitron di sumo. Mereka berenam didampingi Atok Dwi Jayono dan Irfan Fajri, guru ekstrakurikuler robotika madrasah tersebut.
Sebelum turun di Malaysia, Albaqi dkk berhasil menyabet juara II kejuaraan nasional (kejurnas) robotika di Blitar pada September 2022 lalu, menyisihkan ratusan tim se-Indonesia. ‘’Sebelum berangkat ke Malaysia kami latihan dua bulan,’’ ungkap siswa kelas VII itu.
Sukses di Malaysia menambah kepercayaan diri Albaqi dkk menatap sejumlah kejuaraan berikutnya. Di antaranya, kejuaraan yang digelar Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, kejurnas tahun ini, dan WRP 2023 di Malaysia. ‘’Kami juga akan membuat workshop untuk adik-adik kelas VI SD,’’ imbuhnya. (mg3/isd) Editor : Hengky Ristanto