----------
SETELAH membri salam hormat, Rahma Ayu Zabina dengan cekatan memeragakan jurus-jurus pencak silat. Pukulan, tendangan, maupun tangkisan mampu diperagakannya dengan mulus. Sesekali gadis 15 tahun itu menjatuhkan badan sambil menampilkan gerakan tertentu hingga mengundang tepuk tangan rekan-rekannya yang sedang berlatih pagi itu.
Rahma terbilang atlet pencak silat masa depan Kota Madiun. Itu tidak terlepas dari raihan prestasinya di cabang olahraga tersebut. Di antaranya, juara I kategori seni Porkot Madiun 2019. Dia juga pernah menyabet juara III O2SN Kota Madiun tingkat SMP 2021 dan 2022. ‘’Ikut silat sejak kelas III SD,’’ ujarnya.
Dalam sepekan Rahma menyisihkan waktu dua hari untuk berlatih silat. Bahkan, saat hendak terjun di kejuaraan harus mempersiapkan diri dengan latihan intensif sekitar satu bulan. ‘’Mengatur pola makan juga,’’ kata Jalan Salak, Kelurahan Mojorejo, Taman, itu.
Rahma serius menekuni pencak silat terinspirasi Puspa Arumsari, atlet silat asal Jakarta yang memiliki segudang prestasi. Di antaranya, medali emas kejuaraan dunia 2016, Asian Games 2018, dan Sea Games 2019. ‘’Saat senggang, saya sering nonton videonya Mbak Puspa di YouTube,’’ ungkapnya.
Sementara, saat dilanda kejenuhan berlatih silat, Rahma biasa mengatasinya dengan beraktivitas olahraga lain seperti renang dan jogging. ‘’Latihan silatnya biasanya malam hari. Pulang sekolah langsung belajar,’’ ujarnya. (mg4/isd) Editor : Hengky Ristanto