Jawa Pos Radar Madiun - Beragam hal positif didapat Desti Erma Susanti selama menjadi pegawai lingkup Pemkot Madiun. Alhasil, perempuan 37 tahun itu punya kemampuan public speaking yang tak boleh dipandang sebelah mata.
''Modal besar menjadi MC (master of ceremony) adalah ketika berbicara di depan orang,'' kata Desti, Minggu (17/3/2024).
Kemampuan public speaking Desti mulai terasah sejak kuliah D3 di Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Ponorogo. Dia nyambi siaran radio pada 2006-2009.
Kemudian, di Bagian Umum Sekretariat Daerah Pemkot Madiun sebagai sub-bag protokol.
Kini, dia menjadi Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial di Kelurahan Demangan, Taman, Kota Madiun, per Desember 2023. ''Sampai berhenti bernafas harus terus belajar,'' ujar ibu dua anak itu.
Kepiawaian public speaking Desti juga terdukung faktor eksternal. Terutama terkait kesehariannya sebagai pegawai di lingkup Pemkot Madiun.
''Kebetulan pimpinan-pimpinan yang saya layani selama ini sangat enjoy, kalau salah diingatkan dan dapat bimbingan,'' ungkapnya. (mg1/den)
Editor : Hengky Ristanto