KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Jalur independen akhirnya ditempuh Risti Panjali setelah tahun lalu sempat terikat dengan sebuah label musik. Pun, pada Jumat (7/6) lalu dirinya juga sudah merilis mini album bertajuk Bilik Kamar. ‘’Album ini menggambarkan segala kisah saya,’’ kata Risti.
Dalam mini album yang berisi lima lagu itu, Risti mengusung genre pop dark. Materi liriknya berkutat soal kisah percintaannya. Misalnya, lagu Residu. Lagu tersebut menceritakan sebuah hubungan yang sudah terjalin lama, kemudian berakhir begitu saja.
Lalu, lagu Tamu Istimewa menceritakan ketika Risti bertemu dengan kenalan baru setelah putus cinta. ‘’Selain Residu dan Tamu Istimewa, mini album yang ada ini terdapat juga lagu berjudul Tahun Pertama, Menjenuhkan dan Dekap,’’ terangnya.
Risti mengaku lima lagu itu ditulisnya sendiri. Sedangkan saat proses produksinya, dia menggandeng beberapa orang. Termasuk di antaranya Wido Styasmoro. Di mini albumnya ini, Risti juga berkolaborasi dengan Ardi Erlina dan David Bagus sebagai gitaris. ‘’Saya berharap lagu ini bisa menghibur bagi setiap pendengarnya,’’ harapnya.
Pada album Bilik Kamar, Risti juga memadupadankan tema visual dengan artwork. ‘’Mini album ini menjadi pilihan dalam memvisualisasikan karya saya. Jadi, bukan hanya sebuah medium berkisah, tetapi juga menjadi sebuah karya yang utuh,’’ kata Risti. (her)
Editor : Hengky Ristanto