Jawa Pos Radar Madiun – Nama Hidayatul Fitriyah kembali mengharumkan Kota Madiun.
Atlet pencak silat berusia 21 tahun itu menyabet dua prestasi sekaligus di level provinsi tahun ini.
Fitri –sapaan akrabnya– meraih juara 1 kategori Seni Ganda Putri dalam Kejuaraan PSHT Jatim 2025 dan juara 3 Seni Tunggal Putri IPSI dalam Pomprov III di Universitas Surabaya, akhir Mei lalu.
Mahasiswi semester IV Akuntansi Murni Unipma itu tinggal di Jalan Kemiri, Perum Korem 081/DSJ H-19, Kelurahan Taman.
Ia mengaku berlatih tiga kali sehari untuk menjaga performa.
“Pagi sampai malam. Di rumah juga latihan kecil-kecilan,” ujarnya, Sabtu (2/8).
Fitri mulai menekuni silat sejak kelas VI SD. Awalnya turun di kategori tanding dan seni, namun sejak kelas XI SMA memilih fokus di jalur seni.
Ia pernah menyabet emas saat mewakili Kalimantan Timur pada Porprov VII 2022 di kategori Seni Ganda Putri.
“Silat sudah jadi hobi. Alhamdulillah orang tua selalu mendukung,” ucapnya.
Selain sebagai atlet, Fitri juga merintis usaha make-up artist (MUA).
Ia menganggap pencak silat sebagai jalan belajar kemandirian.
“Soal pekerjaan, ikut alurnya saja. Kalau bisa nyoba BUMN atau PNS,” tuturnya.
Saat ini, Fitri tengah bersiap menghadapi Porsenasma 2025 di Unipma, 4–9 Agustus mendatang.
Ia turun di dua kategori: Seni Tunggal IPSI dan Solo Kreatif.
“Harus semangat, yakin pada diri sendiri, dan tetap berdoa,” tandasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto