Jawa Pos Radar Lawu - Jin adalah salah satu makhluk gaib ciptaan Allah yang hidup di dimensi berbeda dengan manusia.
Meski begitu, tidak jarang mereka mengganggu kehidupan manusia, baik di rumah, kantor, maupun tempat lain.
Gangguan jin bisa berupa kesurupan, sakit tanpa sebab medis, rasa malas beribadah, gelisah, hingga lupa rakaat saat shalat.
Dalam kondisi demikian, umat Islam dianjurkan membaca ayat-ayat Al-Qur’an untuk mengusirnya.
Namun, ada kalanya bacaan ayat tidak mempan. Hal ini pernah terjadi di zaman Rasulullah SAW.
Baca Juga: Menjadi Perempuan Baik Menurut Islam, Mulailah dengan Menerapkan 5 Langkah Ini
Kisah Rasulullah SAW Didatangi Jin Ifrit
Diriwayatkan dari Ibnu Mas‘ud, pada suatu malam Rasulullah didatangi jin ifrit yang membawa obor api.
Riwayat lain menyebut peristiwa itu terjadi pada malam Isra’ Mi’raj. Beliau membaca ayat-ayat Al-Qur’an, tetapi jin itu tetap mendekat.
Malaikat Jibril lalu berkata:
“Maukah jika aku ajarkan kepadamu beberapa kalimat, yang jika engkau membacanya maka ia akan jatuh tersungkur dan obornya akan padam?” (HR. Malik, an-Nasa’i, ath-Thabrani, dan lainnya).
Setelah malaikat mengajarkan doa khusus, Rasulullah membacanya.
Seketika jin ifrit itu tersungkur dan obornya padam.
Doa Rasulullah untuk Mengusir Jin
Berikut doa yang diajarkan Malaikat Jibril kepada Rasulullah SAW untuk mengusir jin:
Arab:
أَعُوذُ بِوَجْهِ اللَّهِ الْكَرِيمِ، وَبِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ الَّتِي لاَ يُجَاوِزُهُنَّ بَرٌّ وَلاَ فَاجِرٌ، مِنْ شَرِّ مَا يَنْزِلُ مِنَ السَّمَاءِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَعْرُجُ فِيهَا، وَمِنْ شَرِّ مَا ذَرَأَ فِي الْأَرْضِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَخْرُجُ مِنْهَا، وَمِنْ شَرِّ فِتَنِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ، وَمِنْ شَرِّ طَوَارِقِ اللَّيْلِ، وَمِنْ شَرِّ كُلِّ طَارِقٍ إِلَّا طَارِقًا يَطْرُقُ بِخَيْرٍ يَا رَحْمَنُ
Latin:
A‘ûdzu biwajhillâhil karîm, wabikalimâtillâhit-tâmmâtil-latî lâ yujâwizuhunnâ barrun wa fâjirun, min syarri mâ yanzilu minas-samâ’i, wa min syarri mâ ya‘ruju fîhâ, wa min syarri mâ dzara’a fil-ardhi, wa min syarri ma yakhruju minhâ, wa min syarri fitanil-laili wan-nahâri, wamin syarri thawâriqil-laili, wamin syarri kulli thâriqin illâ thâriqan yathruqu bi khairin, yâ rahmân.
Baca Juga: Mitos Pakai Sandal Terbalik Bikin Sial? Ini Penjelasan Ilmiah dan Pandangan Islam
Artinya:
“Aku berlindung dengan Dzat Allah yang Mahamulya, dengan kalimat-kalimat-Nya yang sempurna, yang tidak ada orang baik maupun durhaka yang dapat melampauinya, dari keburukan yang turun dari langit dan keburukan apa pun yang naik ke langit; dari keburukan apa saja yang masuk ke bumi dan keburukan apa saja yang keluar dari bumi; dari keburukan fitnah-fitnah siang dan malam; dari keburukan bencana malam; dari keburukan setiap petaka yang datang, kecuali petaka yang membawa kebaikan, wahai Dzat Yang Maha Penyayang.”
Itulah doa Rasulullah SAW yang diajarkan Malaikat Jibril untuk mengusir jin.
Semoga dengan doa ini, kita senantiasa dilindungi Allah dari berbagai gangguan, baik yang terlihat maupun tidak. Wallahu a‘lam. (fin)
Editor : AA Arsyadani