Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Merasa Terhimpit Hidup? Amalkan Doa Pendek Ini, Jadi Penopang Kuat Sehari-hari

Mizan Ahsani • Jumat, 12 September 2025 | 21:05 WIB
Ilustrasi Berdoa
Ilustrasi Berdoa

Jawa Pos Radar Madiun - Hidup tidak selalu berjalan mulus. Ada saatnya kita merasa lelah, terhimpit pekerjaan, persoalan keluarga, atau tekanan batin yang sulit diungkapkan.

Dalam kondisi seperti ini, manusia sejatinya membutuhkan sandaran yang tidak pernah mengecewakan: Allah, Sang Maha Hidup dan Maha Berdiri Sendiri.

Salah satu doa yang sering diamalkan para ulama adalah doa singkat yang diriwayatkan oleh Ibnu As-Sunni (No. 46). Meski pendek, maknanya begitu dalam dan menyentuh hati:

يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْتُ وَأَصْلِحْ لِي شَأْنِي كُلَّهُ وَلَا تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَيْنٍ أَبَدًا

Yaa hayyu yaa qoyyuum birohmatika astaghiitsu, wa ash-lihlii sya'nii kullahu wa laa takilnii ilaa nafsii thorfata 'ainin abadaa.

Artinya: “Wahai Dzat yang Maha Hidup dan Maha Mandiri, dengan kasih sayang-Mu aku memohon pertolongan. Perbaikilah seluruh urusanku, dan jangan Engkau serahkan aku pada diriku sendiri walau hanya sekejap mata.”

Pesan utama doa ini sangat jelas: manusia tidak pernah benar-benar mampu berdiri sendiri. Mengandalkan diri sepenuhnya seringkali justru menjebak, sebab kemampuan manusia terbatas, sedangkan masalah hidup bisa muncul tanpa diduga.

Doa ini bukan sekadar ungkapan keputusasaan, melainkan bentuk kesadaran bahwa manusia lemah di hadapan kuasa Allah.

Dengan doa ini, seseorang belajar rendah hati, tidak sombong atas kekuatan sendiri, dan yakin bahwa rahmat Allah jauh lebih besar daripada usaha kita.

Tak heran, doa ini kerap dijadikan wirid harian oleh para ulama. Sebab di dalamnya terkandung permintaan yang luas:

bukan hanya untuk menyelesaikan satu masalah, tapi agar seluruh urusan hidup diperbaiki.

Doa ini ibarat perisai spiritual yang selalu mengingatkan, tanpa pertolongan Allah, manusia hanyalah makhluk yang mudah goyah.

Doa ini bisa diamalkan kapan saja saat lapang maupun sempit. Karena sejatinya, tidak ada satu pun momen dalam hidup yang sepenuhnya bisa kita kendalikan.

Ketika hidup terasa berat, atau justru terlalu ringan hingga membuat lupa diri, doa ini bisa menjadi pengingat.

Sebab yang paling tahu apa yang terbaik untuk kita, bukanlah diri sendiri, melainkan Allah yang menciptakan segalanya.

(*/naz)
Penulis: Indah Fitri Nugraheni/Politeknik Negeri Madiun

Editor : Mizan Ahsani
#Doa Pendek #ulama #Doa penenang hati #hidup terlalu berat #Islami #Wirid #harian