Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Jadi Runner Up Putri Pariwisata Jatim, Kisah Agiska Bikin Terinspirasi

Erlita H • Minggu, 7 Desember 2025 | 04:17 WIB
Agiska Melani Putri, Runner Up 2 Putri Pariwisata Jawa Timur 2025, kini siap mewakili Jatim 2 di tingkat nasional.
Agiska Melani Putri, Runner Up 2 Putri Pariwisata Jawa Timur 2025, kini siap mewakili Jatim 2 di tingkat nasional.

Jawa Pos Radar Madiun – Perjalanan Agiska Melani Putri memasuki dunia pageant tidak pernah direncanakan.

Namun gadis asal Desa Luworo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, itu membuktikan bahwa keberanian mencoba hal baru mampu membuka pintu kesempatan yang lebih luas.

Di usia 20 tahun, mahasiswi semester III PGMI UIN Ponorogo tersebut sukses dinobatkan sebagai Runner Up 2 Putri Pariwisata Jawa Timur 2025.

Kemenangan itu mengantar Agiska mewakili Jawa Timur 2 pada ajang Putri Pariwisata Indonesia 2025 di IKN, Kalimantan Timur.

Prestasi yang tak pernah terbayangkan sebelumnya, mengingat sejak kecil dia dikenal sebagai pribadi pemalu.

Langkah perdananya dimulai pada 2023 saat mengikuti Pemilihan Duta Wisata Kabupaten Madiun dan meraih Wakil 4 Nimas.

Setelah lulus dari SMAN Pilangkenceng pada 2024, Agiska memilih rehat dari dunia pageant.

Fokus pada kuliah dan organisasi. Hingga awal 2025, tawaran mengikuti Putri Pariwisata Jatim kembali datang.

Meski sempat ragu karena tidak memiliki latar belakang modeling, Agiska memilih maju.

“Alhamdulillah berhasil meraih Runner Up 2 sebelum mewakili Jatim di tingkat nasional,” ungkapnya.

Segala teknik pageant dia pelajari dari awal. Mulai catwalk, beauty class, hingga pembekalan attitude dan public speaking.

Menurut Agiska, dunia pageant mengubah banyak hal dalam dirinya, terutama keberanian tampil dan kemampuan membangun jejaring.

Selain gelar Runner Up Putri Pariwisata Jatim, rekam jejak prestasinya terus bertambah.

Mulai dari juara 2 Kakang Senduk PGMI UIN Ponorogo 2024 dan Juara 2 Duta FTIQ UIN Ponorogo 2025.

Sebagai Putri Pariwisata Jatim, Agiska ikut mempromosikan potensi wisata daerah.

Salah satu yang menurutnya perlu diperkuat ialah Pasar Pundensari, pasar tradisional dengan sistem barter uang bambu yang unik dan memiliki nilai budaya tinggi.

Kolaborasi pemerintah dan generasi muda, katanya, penting untuk mengangkat daya tarik wisata lokal.

Bagi Agiska, perubahan hanya datang pada mereka yang berani melangkah.

Moto hidupnya sederhana: terus belajar dan tidak takut mencoba sesuatu yang baru.

“Kalau kita ingin tumbuh, jangan ragu mencoba hal baru,” pungkasnya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#putri pariwisata indonesia #duta wisata madiun #Putri Pariwisata Jatim 2025 #pageant indonesia #agiska melani putri #madiun #pageant jatim #profil agiska melani