Jawa Pos Radar Madiun - Menyambut tahun baru tak melulu soal pesta, kembang api, atau hitung mundur tengah malam.
Di banyak negara, makanan justru menjadi simbol utama dalam menutup tahun lama dan membuka lembaran baru.
Setiap hidangan yang disajikan dipercaya menyimpan doa tentang keberuntungan, kesehatan, kemakmuran, hingga kebahagiaan di tahun yang akan datang.
Berikut deretan menu tahun baru khas dari berbagai negara yang bukan hanya lezat, tetapi juga sarat makna filosofis.
Jepang: Osechi Ryori, Harapan dalam Setiap Kotak
Di Jepang, tahun baru identik dengan osechi ryori, hidangan tradisional yang disusun rapi dalam kotak bertingkat bernama jubako.
Setiap menu punya simbol khusus:
- Kuromame melambangkan kesehatan dan kerja keras
- Kazunoko melambangkan kelimpahan keturunan
- Toshikoshi soba menandakan umur panjang
Osechi biasanya disantap pada Hari Tahun Baru sebagai doa agar kehidupan di tahun mendatang berjalan harmonis dan sejahtera.
Brasil: Lentil dan Laut sebagai Simbol Rezeki
Warga Brasil meyakini lentil sebagai simbol kekayaan karena bentuknya menyerupai koin. Hidangan ini kerap disantap bersama makanan laut seperti udang atau kepiting. Tak hanya makanannya, mereka juga mengenakan pakaian putih dan mendatangi pantai sebagai lambang kedamaian dan harapan baru.
Italia: Cotechino dan Lentil Pembawa Kemakmuran
Di Italia, meja tahun baru hampir selalu menyajikan cotechino, sosis daging babi khas, bersama lentil. Kombinasi ini dipercaya membawa kemakmuran dan keberuntungan finansial sepanjang tahun.
Amerika Serikat: Black-eyed Peas, Simbol Keberuntungan
Di wilayah selatan AS, black-eyed peas menjadi menu wajib tahun baru. Kacang ini sering diolah menjadi hoppin’ john dan dipercaya membawa nasib baik serta kesejahteraan.
Korea Selatan: Tteokguk, Bertambah Usia dan Harapan
Di Korea, menyantap tteokguk (sup kue beras) menandai bertambahnya usia satu tahun. Sup hangat ini juga melambangkan penyucian diri dan awal baru yang bersih.
Meksiko: Tamales dan Bacalao Penuh Kebersamaan
Perayaan tahun baru di Meksiko diramaikan dengan tamales dan bacalao. Hidangan ini tak hanya lezat, tetapi juga melambangkan kebersamaan keluarga dan kelimpahan rezeki.
Rusia: Olivier Salad, Sajian Wajib Tahun Baru
Di Rusia, salad Olivier hampir tak pernah absen di malam tahun baru. Campuran kentang, telur, daging, dan mayones ini menjadi simbol kegembiraan dan tradisi keluarga.
Prancis: Foie Gras dan Champagne
Prancis merayakan pergantian tahun dengan hidangan mewah seperti foie gras, kaviar, dan tentu saja champagne. Menu ini mencerminkan kemewahan, perayaan, dan optimisme menyambut tahun baru.
Filipina: Buah Bulat Lambang Kekayaan
Warga Filipina percaya bentuk bulat melambangkan rezeki yang terus berputar. Karena itu, buah-buahan bulat wajib hadir di meja tahun baru sebagai simbol kelimpahan.
Turki: Baklava dan Kebab Penuh Kehangatan
Di Turki, baklava yang manis dan kebab yang gurih menjadi sajian utama. Hidangan ini melambangkan kebahagiaan, kehangatan keluarga, dan keberlimpahan.
Tradisi Rasa, Doa, dan Harapan
Dari Jepang hingga Turki, makanan tahun baru bukan sekadar santapan, melainkan bahasa budaya untuk menyampaikan harapan. Setiap gigitan menyimpan doa tentang hidup yang lebih baik, rezeki yang lancar, dan kebahagiaan yang berkelanjutan.
Apa pun menu di meja Anda, satu pesan yang sama digaungkan di seluruh dunia: menyambut tahun baru dengan penuh syukur dan harapan. (fin)
Editor : AA Arsyadani