Jawa Pos Radar Madiun - Lama tidak muncul di layar kaca, pengacara Kamaruddin Simanjuntak membawa kabar sedih.
Pria yang dulu sangat berani membongkar kasus pembunuhan Brigadir J oleh Ferdy Sambo ini sedang jatuh sakit.
Kondisinya saat ini sangat berbeda dan mengejutkan publik.
Baca Juga: Ahli Gizi Ungkap Pentingnya Memperhatikan Komposisi Susu pada Nutrisi Anak
Penampilan Berubah Drastis
Kamaruddin dulu dikenal memiliki tubuh yang berisi dan wajah ceria.
Kini, penampilannya berubah drastis. Tubuhnya terlihat kurus dan wajahnya tampak pucat.
Hal ini terungkap dari video viral di akun X (Twitter) @BangPino__ dan unggahan Facebook Evata Kasih.
Dalam video tersebut, Kamaruddin tampak sedang dijenguk oleh teman-temannya.
Ia duduk lesu di kursi dan tidak banyak merespons. Ia hanya bisa tersenyum lemah dan menganggukkan kepala saat teman-temannya memberikan doa dan semangat kesembuhan.
Baca Juga: Bangkit dari Kubur! RX King 2026 Rumornya Ditenagai Mesin VVA, Intip Bocoran Spesifikasinya
Bantah Hoaks Meninggal Dunia
Sebelumnya, pada bulan Maret 2026, Kamaruddin sempat diterpa isu hoaks. Ia ramai dikabarkan meninggal dunia.
Kabar bohong ini langsung dibantah keras oleh rekan sesama pengacara, Martin Lukas Simanjuntak.
Martin memastikan Kamaruddin masih hidup dan keluarganya memohon agar masyarakat tidak menyebar berita bohong.
Hal senada juga diucapkan oleh teman Kamaruddin dalam video yang viral baru-baru ini.
"Kabar yang dulu bilang dia meninggal, itu penyakitnya yang meninggal. Sekarang Pak Kamaruddin hidup baru, semakin hari semakin sehat," ujar rekannya untuk menguatkan mental sang pengacara.
Baca Juga: Klaim Ahmad Dhani soal Maia Estianty Dibantah, Sosok Ini Bongkar Faktanya
Sosok Pekerja Keras yang Berani
Kamaruddin lahir di Siborongborong, Tapanuli Utara pada 21 Mei 1974. Perjalanan hidupnya sangat keras sebelum menjadi pengacara sukses.
Ia pernah terpaksa tinggal di kolong jembatan daerah Klender karena tidak punya uang untuk menyewa kos.
Ia rela bekerja serabutan, mulai dari pelayan restoran hingga menjadi sales. Semua proses pahit itu membentuknya menjadi sosok pengacara tangguh.
Ia dikenal selalu berani membela kebenaran dan peduli untuk membantu rakyat kecil tanpa memusingkan bayaran.(*)
*Sayiddil Akbar, Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura