Menembus Pelosok Garut, Cerita Mantri BRI Dampingi Petani hingga UMKM Lokal

Hengky Ristanto • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 00:27 WIB
Angga Sumitra, Mantri BRI Unit Banjarwangi, menembus jalur pegunungan terjal di Kabupaten Garut untuk memberikan edukasi literasi keuangan dan penyaluran KUR kepada warga pelosok desa.
Angga Sumitra, Mantri BRI Unit Banjarwangi, menembus jalur pegunungan terjal di Kabupaten Garut untuk memberikan edukasi literasi keuangan dan penyaluran KUR kepada warga pelosok desa.

GARUT – Topografi pegunungan di wilayah Banjarwangi, Kabupaten Garut bagian selatan, memendam potensi ekonomi pedesaan yang dinamis.

Mulai dari budi daya sayuran, padi, palawija, peternakan rakyat, hingga industri olahan rumahan.

Di balik keterbatasan akses geografisnya, denyut usaha warga terus bergerak berkat dorongan pembiayaan perbankan.

Peran tersebut dilakoni Angga Sumitra, Mantri BRI Unit Banjarwangi, Branch Office Garut.

Sejak 2020, Angga rutin blusukan menembus pelosok demi melayani ratusan debitur yang tersebar di Desa Talagasari, Padahurip, Wangunjaya, hingga Tanjungjaya.

"Menjadi Mantri BRI di wilayah pegunungan merupakan tantangan tersendiri. Perjalanan terjal membuat saya harus lebih siap, termasuk memakai sepatu bot dan ekstra hati-hati menunggangi sepeda motor," ungkap Angga.

Meski harus menantang rute ekstrem, rasa lelahnya sirna saat disambut hangat oleh warga.

"Semua terbayar ketika sampai di rumah nasabah dan disambut senyum keramahan mereka. Bagi saya, itu bukti BRI hadir melayani dengan sepenuh hati," lanjutnya.

Lewat pendekatan humanis, Angga merangkul warga yang semula ragu menyentuh layanan bank.

Ia mengisahkan seorang petani yang dahulunya kerap menggadaikan sawah demi modal usaha—langkah yang justru mencekik pendapatannya.

Setelah mendapatkan edukasi literasi keuangan dan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Angga, petani tersebut kini berhasil memperluas lahan garapannya tanpa perlu menggadaikan sawah lagi.

"Di sini saya sangat dihargai. Saat melintas di jalan banyak yang menyapa, serasa jadi 'artis kecamatan'. Sukanya itu ketika saya menyaksikan sendiri usaha nasabah berkembang jauh lebih maju dari sebelumnya," seloroh Angga.

Tak sekadar menyalurkan pembiayaan, Angga juga aktif membentuk AgenBRILink di titik-titik strategis agar warga tak perlu menempuh perjalanan jauh ke unit kerja perbankan. Edukasi transaksi digital melalui BRImo pun masif digaungkan.

Guna menaklukkan medan tanpa sinyal seluler dan rute licin saat musim hujan, Angga mengandalkan motor trail, memilih rute teraman, serta berangkat lebih awal.

"Ada yang tadinya jualan bakso pikulan, sekarang bisa pakai motor. Ada yang lahannya bertambah, ada juga yang rumahnya dulu panggung kini jadi permanen. Perubahan itu jadi kebanggaan tersendiri buat saya," pungkasnya.

Sementara itu, Corporate Secretary BRI Dhanny menegaskan bahwa dedikasi para Mantri di kawasan 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) merupakan wujud nyata komitmen perseroan memperluas inklusi keuangan hingga ke akar rumput.

"Kehangatan masyarakat menyambut Mantri BRI menjadi penyemangat kami untuk terus hadir melayani hingga pelosok. Peran Mantri bukan sekadar menyalurkan pembiayaan, melainkan mendampingi dan menggerakkan roda perekonomian warga desa secara berkelanjutan," tegas Dhanny.

Editor : Hengky Ristanto
BRI Unit Banjarwangi Kabupaten Garut inklusi keuangan Mantri BRI KUR BRI