Jawa Pos Radar Madiun - Sejak pertama kali diperkenalkan ke publik tanah air pada 2015 lalu, Toyota Kijang Innova Reborn masih menjadi primadona di segmen MPV keluarga.
Bahkan hingga tahun 2025 ini, di saat sudah muncul Innova Zenix yang merupakan generasi terbaru.
Innova Reborn tetap digemari berkat mesin bandel, kabin luas, penggerak roda belakang, serta kenyamanan maksimal untuk seluruh anggota keluarga.
Tak hanya tangguh, Innova Reborn juga dikenal cukup hemat bahan bakar untuk mobil berukuran besar:
Diesel: 12 km/liter (dalam kota), 15 km/liter (luar kota)
Bensin: 9 km/liter (dalam kota), 13 km/liter (luar kota)
Namun sebelum memutuskan membeli unit bekas terutama keluaran 2015-2019, penting mengetahui estimasi harga pasaran dan besaran pajak tahunan yang harus dibayar.
1. Toyota Innova Reborn 2015
Varian: Bensin (E & G), Diesel (G, V, Q)
Harga Pasaran: Rp190 juta – Rp265 juta
Pajak Tahunan: Sekitar Rp3,5 juta – Rp4,6 juta
2. Toyota Innova Reborn 2016
Varian: G, V, Q (Tipe J & E sudah tidak tersedia)
Harga Pasaran: Rp220 juta – Rp300 juta
Pajak Tahunan: Sekitar Rp4,4 juta – Rp5,2 juta
3. Toyota Innova Reborn 2017
Harga Pasaran: Rp235 juta – Rp320 juta
Pajak Tahunan: Sekitar Rp4,5 juta – Rp5,4 juta
4. Toyota Innova Reborn 2018
Harga Pasaran: Rp250 juta – Rp350 juta
Pajak Tahunan: Sekitar Rp4,7 juta – Rp5,6 juta
5. Toyota Innova Reborn 2019
Harga Pasaran: Rp265 juta – Rp400 juta
Pajak Tahunan: Sekitar Rp4,9 juta – Rp5,9 juta
Besaran pajak tahunan bisa berbeda tergantung wilayah registrasi kendaraan dan kondisi unit. Nilai jual kendaraan (NJKB) di Samsat juga jadi acuan utama penentuan tarif pajak.
Untuk memastikan akurasi, disarankan melakukan cek langsung ke Samsat terdekat atau melalui e-Samsat masing-masing provinsi.
Bisa juga bertanya ke showroom mobil bekas terpercaya sebelum memutuskan untuk membeli.
Toyota Innova Reborn 2015–2019 masih menjadi pilihan menarik di pasar mobil bekas.
Namun selain mempertimbangkan harga unit, pastikan untuk menghitung beban pajak tahunan yang harus dibayar agar tidak kaget di kemudian hari.
Pajak tahunan yang masih tergolong tinggi menjadi pertimbangan penting sebelum membawa pulang MPV legendaris ini. (dce/naz)
Editor : Mizan Ahsani