Jawa Pos Radar Madiun - Hadir sejak 1998, Suzuki Karimun telah memproduksi tiga generasi sebelum akhirnya berhenti diproduksi pada 2021.
Meski sudah tidak lagi diproduksi, mobil Karimun bekas tetap menjadi incaran banyak orang hingga hari ini.
Alasannya? Bukan cuma karena harga murah, tetapi juga desain unik — terutama generasi pertamanya yang ikonik berbentuk kotak.
Mobil mungil ini sangat cocok untuk jalanan perkotaan yang padat.
Mengapa Membeli Mobil Karimun Bekas?
Dari generasi ke generasi, Suzuki terus menghadirkan pembaruan pada Karimun. Berikut alasan kenapa mobil ini masih layak dimiliki:
1. Dimensi Kecil dan Lincah
Karimun dikenal dengan ukurannya yang mungil:
• Karimun Kotak: 3.140 x 1.575 x 1.702 mm
• Karimun Estilo: 3.600 x 1.475 x 1.595 mm
• Karimun Wagon R: 3.600 x 1.475 x 1.670 mm
Dimensi kecil membuat mobil ini lincah bermanuver di jalan sempit dan mudah parkir di area terbatas.
2. Suku Cadang Melimpah
Meski produksinya dihentikan, suku cadang mobil Karimun tetap banyak tersedia di pasaran, baik baru maupun bekas.
Bahkan, komunitas pecinta Karimun aktif membagikan informasi seputar sparepart dan modifikasi.
3. Perawatan Mudah
Banyak bengkel, termasuk bengkel resmi Suzuki, mampu menangani perawatan Karimun.
Biaya servis juga relatif terjangkau, asalkan servis rutin tetap dilakukan.
4. Konsumsi BBM Efisien
Dengan kapasitas mesin 1.000–1.200 cc, Karimun tergolong sangat irit bahan bakar.
Ideal untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh tanpa sering mengisi bensin.
5. Harga Super Terjangkau
Harga mobil Karimun bekas sangat ramah kantong:
• Karimun Kotak: mulai Rp 30-60 jutaan
• Karimun Estilo: sekitar Rp 50–60 jutaan
• Karimun Wagon R: mulai Rp 50–80 jutaan
Kekurangan Mobil Karimun Bekas yang Perlu Dipertimbangkan
Tentu saja, ada beberapa kelemahan yang perlu Anda ketahui:
1. Ruang Kabin Terbatas
Karimun idealnya nyaman untuk 4 orang. Jika diisi 5 orang, terutama di baris kedua, akan terasa sempit.
Bagasi juga sangat terbatas, mengingat kursi baris kedua langsung bersentuhan dengan pintu belakang.
2. Harga Suku Cadang Cenderung Mahal
Walau suku cadang melimpah, beberapa komponen masih tergolong mahal, apalagi jika Anda membeli unit bekas yang membutuhkan banyak perbaikan.
3. Body Roll Terasa
Efek body roll cukup terasa saat bermanuver di kecepatan tinggi.
Ini disebabkan oleh sistem suspensi Karimun yang relatif lembut.
Tipe dan Harga Mobil Karimun Bekas
Berikut beberapa pilihan tipe Karimun bekas yang masih layak dipertimbangkan:
1. Karimun Kotak
• Mesin: 1.000 cc, 4 silinder SOHC (kode F10A)
• Tenaga: 67 hp @6.200 rpm
• Konsumsi BBM: ±12 km/liter dalam kota
• Harga bekas: Rp 30 juta – Rp 60 juta
2. Karimun Estilo
• Mesin: 1.100 cc, 4 silinder (kode F10J)
• Tenaga: 65 dk @6.200 rpm
• Desain lebih membulat, tanpa sudut kotak
• Harga bekas: Mulai Rp 50 - 60 jutaan
3. Karimun Wagon R
• Mesin: 1.200 cc DOHC (kode K12B)
• Tenaga: 67,9 tk dan torsi 90 Nm
• Desain modern, lebih ramping
• Harga bekas: Mulai Rp 50–80 jutaan
Suzuki Karimun tetap menjadi pilihan mobil bekas yang terjangkau, lincah, dan hemat bahan bakar.
Meski ada beberapa kekurangan, dengan perawatan yang tepat, mobil mungil ini tetap tangguh untuk aktivitas harian di kota besar.(ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira