Jawa Pos Radar Madiun - Bicara mobil klasik legendaris, nama BMW E30 pasti tak bisa dilewatkan.
Populer lewat film Catatan Si Boy di era 1990-an, mobil ini masih digandrungi hingga sekarang, bahkan oleh generasi muda yang gemar gaya retro.
Desain Klasik yang Abadi
BMW E30 adalah generasi kedua dari keluarga 3-Series, diproduksi antara 1982 hingga 1994.
Awalnya hadir sebagai sedan dua pintu (coupe), kemudian menyusul versi empat pintu yang lebih praktis.
Desainnya khas era 80-an: kotak, proporsional, dan elegan, lengkap dengan kidney grille ikonik milik BMW yang menambah aura sporty.
Dimensinya juga cukup ideal:
Panjang: 4.460 mm
Lebar: 1.645 mm
Tinggi: 1.360 mm
Kombinasi ini membuat BMW E30 sangat gesit dan cocok digunakan di jalan perkotaan.
Performa dan Kenyamanan
Suspensinya pakai MacPherson strut di depan dan semi-trailing arm di belakang, memberikan kenyamanan dan handling yang mantap bahkan menurut standar mobil klasik sekalipun.
Masuk ke interior, tampilannya sederhana tapi fungsional.
Material dominan plastik keras, namun cukup solid dan awet untuk usia mobil yang sudah lebih dari tiga dekade.
Varian Mesin di Indonesia
Khusus di Indonesia, varian yang populer adalah BMW 318i, menggunakan mesin kode M10B18 berkapasitas 1.800 cc yang menghasilkan tenaga hingga 103 HP.
Meski tidak terlalu bertenaga, namun cukup untuk keperluan harian dengan karakter mesin yang halus dan responsif.
Harga Pasaran BMW E30 Tahun 2025
Harga mobil ini sangat bervariasi tergantung pada kondisi, keaslian, dan kelangkaan unit:
Di bawah Rp 35 juta: Umumnya butuh restorasi besar-besaran.
Sekitar Rp 50 jutaan: Standar, orisinal tapi perlu perbaikan minor seperti cat atau interior.
Di atas Rp 100 juta: Kondisi prima, orisinal, siap pakai tanpa PR.
Popularitas BMW E30 tetap bertahan berkat komunitas yang solid dan aktif, baik secara offline maupun online.
Banyak generasi muda tertarik mengoleksi mobil ini sebagai ikon retro dan simbol gaya hidup klasik modern. (dce/naz)
Editor : Mizan Ahsani