Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Sepatu Skechers Tak Selalu Nyaman! Ini Penjelasan Ahli untuk Pemilik Kaki dengan Masalah Khusus, Bisa Bikin Cedera?

Tegar Rukmana • Selasa, 17 Juni 2025 | 22:45 WIB
Sepatu Skechers populer karena kenyamanannya, namun tidak disarankan untuk semua bentuk kaki.
Sepatu Skechers populer karena kenyamanannya, namun tidak disarankan untuk semua bentuk kaki.

Jawa Pos Radar Madiun - Sepatu Skechers dikenal luas karena kenyamanannya, terutama berkat bahan sol yang empuk dan desain ergonomis.

Merek asal Amerika Serikat ini bahkan menjadi pilihan populer untuk aktivitas harian maupun olahraga ringan.

Namun, benarkah semua orang cocok memakai Skechers?

Baca Juga: Tren Gorpcore Cuma Rp300 Ribuan! Ini 5 Sepatu Kanky yang Gak Kalah Sama Brand Luar, Lebih Baik dari Compass?

Melalui kanal YouTube kasisolusi yang tayang pada 8 Agustus 2024, Dimas Setiaboedi—konten kreator dari kanal Shoe Police—membongkar fakta menarik soal Skechers yang jarang diketahui publik.

Menurutnya, pemilihan sepatu sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kaki masing-masing orang.

Ia mengungkapkan bahwa sepatu dengan bentuk hammer toe atau desain yang terlalu melengkung di bagian jari tidak cocok digunakan untuk aktivitas berdiri dalam waktu lama.

Baca Juga: Cari Sepatu Lari Harian Nyaman Keliling Madiun? Ini 3 Rekomendasi Sepatu Adidas Terbaik yang Wajib Kamu Miliki

Justru model seperti itu lebih pas untuk pelari yang membutuhkan dorongan maksimal saat berlari.

Bagi orang yang menghabiskan waktu banyak untuk berdiri, Dimas menyarankan sepatu dengan permukaan sol yang rata.

"Cari yang serata mungkin, ini kita simple aja, kalian butuh banyak berdiri ya silakan buat serata mungkin," katanya.

Baca Juga: High-Top atau Low-Top? Ini Cara Pilih dan Rekomendasi Sepatu Basket Sesuai Gaya Main

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa meski empuk terasa nyaman, bukan berarti sepatu seperti itu cocok untuk semua jenis kaki.

Terutama bagi mereka yang punya kelainan seperti overpronasi atau supinasi.

"Katakanlah dia punya banyak masalah kaki, overpronasi, supinasi itu justru lebih baik jangan terlalu empuk," lanjut Dimas.

Baca Juga: Kylian Mbappe Pecahkan Rekor! Sepatu Emas dan Pichichi Diraih di Musim Debut Bersama Real Madrid

"Jadi agak keras sedikit nggak apa-apa, biar apa? Biar lebih firm pijakannya jadi si kakinya lebih stabil, pakai sepatu yang terlalu empuk, dia bakal collapse, jatuh juga, itu akan memperparah kakinya, lebih sakit."

Menariknya, Oki—rekan Dimas dalam video tersebut—menyebut bahwa Skechers merupakan brand yang mengutamakan kenyamanan semata.

"Kalau sampai sekarang banyak dibicarakan adalah brand Skechers, brand Skechers itu cuma mengutamakan define comfort," ucap Oki.

Baca Juga: Cara Pintar Memilih Sepatu Trail Running Sesuai Medan dan Gaya Lari

Kendati demikian, Dimas tetap menyarankan Skechers digunakan dalam kondisi tertentu saja, seperti saat kaki terasa sangat lelah.

"Kita boleh pakai sementara karena udah nggak ketahan nih (rasa sakit).

Silahkan 2 jam, tapi kan untuk after itunya untuk pakai jarak jauh atau pemakaian berat kita butuh support-support," ujarnya.

Baca Juga: 5 Thrift Store Hits di Madiun, Koleksi Lengkap Pakaian dan Sepatu, Harga Murah untuk Semua Gaya

Support yang dimaksud Dimas adalah elemen dalam sepatu yang membantu menopang kaki agar tetap stabil, terutama bagi pengguna dengan postur kaki yang tidak simetris. (gar)

Editor : Tegar Rukmana
#penjelasan ahli #cedera #masalah #sepatu #Skechers