Jawa Pos Radar Madiun - Seperti halnya belahan jiwa yang selalu dirindukan, ada pula mobil-mobil yang punya hubungan “tak terpisahkan” dengan SPBU.
Setiap keluar rumah, mobil-mobil ini seakan punya agenda wajib mampir ke pom bensin karena konsumsi bahan bakarnya yang begitu boros.
Konsumsi BBM yang tinggi membuat mobil-mobil ini layak dijuluki sebagai belahan jiwa SPBU. Siapa saja mereka?
1. Toyota Land Cruiser
SUV mewah dan tangguh ini menempati peringkat pertama mobil paling boros di Indonesia.
Konsumsi BBM-nya hanya sekitar 6 km/liter. Wajar, karena Land Cruiser memang dirancang untuk kebutuhan medan berat dan tenaga ekstra.
2. Jeep Wrangler
Ikonik di dunia off-road, Jeep Wrangler generasi JL dibekali mesin 1.995 cc turbo. Tenaganya besar, torsinya mumpuni, namun efisiensinya hanya sekitar 7 km/liter.
3. Nissan Terrano
SUV lawas dengan mesin karburator 2.400 cc ini dikenal sangat tidak efisien. Konsumsi BBM-nya hanya sekitar 6 km/liter.
4. Nissan X-Trail Gen 1 (T30)
Mesin 2.500 cc pada generasi awal X-Trail membuat konsumsi BBM-nya berada di kisaran 6 km/liter.
5. Kia Carnival Generasi Awal
Mengandalkan mesin V6 2.500 cc, Carnival awal terkenal boros dengan konsumsi BBM sekitar 6 km/liter.
6. Mitsubishi Pajero Sport Bensin
Varian bensin dengan mesin 3.000 cc V6 dikenal tidak hemat, dengan efisiensi BBM sekitar 7 km/liter.
7. Toyota Fortuner Gen 1 Bensin
Meski laris manis, Fortuner bensin generasi pertama konsumsi BBM-nya sekitar 9–10 km/liter.
8. Toyota Kijang Innova Bensin
Sebagai MPV keluarga, versi bensin dengan mesin 2.000 cc punya konsumsi BBM sekitar 8,6 km/liter—cukup boros untuk pemakaian harian.
Kenapa Bisa Boros?
Beberapa penyebab utama mobil boros BBM salah satunya kapasitas mesin besar. Semakin besar CC mesin, semakin besar pula konsumsi bahan bakarnya.
Mobil SUV dengan bobot tinggi butuh lebih banyak tenaga untuk bergerak. Selain itu, mobil yang masih menggunakan karburator umumnya lebih boros dibandingkan mesin injeksi atau hybrid.
Gaya mengemudi juga mempengaruhi.
Akselerasi mendadak, pengereman keras, dan kecepatan tinggi membuat BBM cepat habis.
Meski angka konsumsi BBM bisa berbeda tergantung kondisi jalan dan gaya berkendara, mobil-mobil dengan mesin besar dan teknologi lama umumnya jadi “langganan” SPBU. (rio/naz)
Editor : Mizan Ahsani