Jawa Pos Radar Madiun – Tahukah kamu, waktu mencuci pakaian bisa memengaruhi tagihan listrik dan kualitas cucianmu?
Banyak orang asal mencuci tanpa memperhatikan waktu, padahal menurut pakar, memilih jam yang tepat bisa menghemat energi sekaligus bikin cucian lebih cepat kering dan tidak bau.
Menurut Petya Holevich, pakar kebersihan dari Fantastic Services yang dikutip The Spruce, waktu terburuk untuk mencuci pakaian adalah antara pukul 4 sore hingga 9 malam.
Pada jam-jam ini, konsumsi listrik rumah tangga sedang tinggi-tingginya karena AC, TV, lampu, dan peralatan rumah lain banyak digunakan bersamaan.
Akibatnya, mesin cuci bisa bekerja kurang maksimal, konsumsi energi meningkat, dan proses pengeringan jadi lebih lama.
Selain itu, menjemur pakaian malam hari, apalagi di udara dingin atau lembap, bikin cucian tidak kering sempurna bahkan berisiko berbau apak.
Mesin cuci modern juga bisa terganggu jika tegangan listrik tidak stabil, menyebabkan cucian kurang bersih dan harus diulang.
Waktu Terbaik untuk Mencuci Pakaian
Untuk hasil terbaik dan hemat listrik, waktu ideal mencuci adalah pagi hingga siang hari.
Di pagi hari udara lebih sejuk, kelembapan lebih rendah, dan sinar matahari cukup terang untuk membantu proses pengeringan alami.
Cara Mencuci Pakaian di Mesin Cuci yang Benar
1. Pisahkan Pakaian Sesuai Warna dan Jenis Kain
Jangan campur semua cucian sekaligus. Pisahkan pakaian terang dan gelap, serta bahan lembut seperti sutra/wol dengan bahan kasar seperti jeans. Untuk pakaian halus atau beraksen renda, gunakan kantong jaring agar tidak rusak.
2. Pilih Deterjen yang Tepat
Pakai deterjen cair untuk mesin cuci, karena lebih mudah larut dan tidak meninggalkan residu.
Untuk pakaian bayi atau kulit sensitif, pilih deterjen khusus yang bebas bahan kimia keras. Tambahkan pelembut untuk hasil pakaian lebih lembut dan wangi.
3. Atur Suhu Air
Gunakan air dingin untuk kain berwarna dan halus agar warna tidak pudar. Air hangat lebih efektif untuk pakaian sangat kotor atau berminyak.
4. Jangan Terlalu Penuh
Isi mesin cuci hanya sekitar 75% dari kapasitas maksimal. Jika terlalu penuh, cucian tidak akan bersih maksimal karena deterjen dan air tidak meresap sempurna.
5. Pilih Mode Pencucian yang Sesuai
Gunakan mode normal untuk pakaian harian, mode gentle untuk bahan lembut, heavy duty untuk jeans/jaket, dan quick wash untuk cucian ringan.
Mesin cuci modern seperti Zeromatic Laguna dilengkapi fitur Multi Program Washing, jadi kamu cukup tekan satu tombol untuk berbagai jenis bahan!
6. Hindari Pemutih Berlebihan
Pemutih efektif untuk noda membandel, tapi bisa merusak serat kain jika sering digunakan. Gunakan baking soda atau cuka sebagai alternatif alami untuk mencerahkan pakaian.
7. Jemur dengan Cara yang Benar
Jemur pakaian di tempat teduh agar warna tidak cepat pudar. Untuk kemeja dan dress, gunakan hanger. Balik pakaian sebelum dijemur supaya warna bagian luar tetap cerah.
8. Setrika dengan Suhu Tepat
Suhu rendah untuk bahan halus, sedang untuk katun/linen, dan tinggi hanya untuk jeans atau bahan tebal.
9. Bersihkan Mesin Cuci Secara Rutin
Bersihkan laci deterjen dan filter minimal sebulan sekali. Gunakan air panas dan cuka putih untuk membersihkan drum agar tidak ada sisa deterjen atau jamur.
Dengan memperhatikan waktu terbaik mencuci, memilih deterjen tepat, dan mengatur suhu serta mode mesin cuci, kamu bisa menghemat listrik, menjaga kualitas pakaian, dan hasil cucian tetap wangi, bersih, dan awet.
Selalu rawat mesin cuci secara rutin agar hasil tetap maksimal (ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira