Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Cara Memilih Pakan Burung yang Tepat: Kunci Burung Sehat, Aktif, dan Gacor Maksimal

Ardia Dimas • Rabu, 30 Juli 2025 | 00:13 WIB
Ilustrasi makanan burung agar gacor.
Ilustrasi makanan burung agar gacor.

Jawa Pos Radar Madiun – Merawat burung bukan hanya soal sangkar bagus dan latihan rutin.

Faktor utama yang menentukan apakah burung akan tumbuh sehat dan gacor terletak pada jenis makanan yang diberikan. Salah pakan bisa membuat burung stres, bulu kusam, bahkan mogok bunyi.

Untuk kamu yang ingin burung kesayangan tampil maksimal, baik sebagai peliharaan harian maupun persiapan lomba.

Berikut cara memilih pakan burung yang sesuai dengan jenis dan kebutuhannya.

1. Kenali Jenis Burung dan Kebutuhan Pakannya

Sebelum membeli pakan, kenali dulu kategori makan burung berdasarkan jenisnya:

Granivora (pemakan biji): Kenari, lovebird, finch

Pakan alami seperti buah segar, biji-bijian, dan jangkrik kaya nutrisi, tapi butuh waktu untuk penyajiannya

Pakan kemasan (voer/pellet) lebih praktis dan umumnya sudah dilengkapi gizi lengkap, tapi tak semua burung langsung cocok

Tips: Gunakan kombinasi pakan alami dan kemasan agar gizi burung tetap seimbang dan tidak monoton.

3. Sesuaikan Pakan dengan Usia dan Aktivitas Burung

Anakan (piyik): Butuh pakan lunak tinggi protein, seperti kroto halus, bubur voer, atau pisang lumat

Burung dewasa lomba: Pakan tinggi energi dan protein untuk stamina dan suara

Apapun bentuknya—kering atau basah—kualitas pakan wajib dijaga:

Tidak tengik atau berjamur

Bebas bahan kimia berbahaya

Disimpan dalam tempat kering dan tertutup

Buah dan serangga harus segar, tidak busuk

Kebersihan pakan berkaitan langsung dengan kesehatan burung dan mencegah penyakit pencernaan.

5. Tambahkan Extra Fooding (EF) Secara Terukur

EF adalah makanan tambahan yang berfungsi meningkatkan performa burung. Beberapa pilihan EF populer:

Jangkrik, kroto, ulat hongkong: Untuk murai, kacer, cendet

Buah segar: Pisang, pepaya, apel untuk cucak ijo, jalak, pleci

Sayuran hijau: Daun krokot, sawi untuk kenari, lovebird

Jangan berlebihan! EF yang terlalu sering bisa memicu over birahi atau burung jadi agresif.

6. Amati Respon Burung terhadap Pakan

Setiap burung punya preferensi makanan berbeda. Perhatikan:

Apakah burung lahap makan atau justru menolak?

Apakah kotorannya tetap normal?

Apakah burung makin aktif dan rajin bunyi?

Jika burung terlihat lesu, atau nafsu makan menurun, segera evaluasi dan ganti jenis pakan yang digunakan. (cor)

Editor : Andi Chorniawan
#cara memilih #Pakan #burung #Salah makan