Jawa Pos Radar Madiun – Merawat burung bukan hanya soal sangkar bagus dan latihan rutin.
Faktor utama yang menentukan apakah burung akan tumbuh sehat dan gacor terletak pada jenis makanan yang diberikan. Salah pakan bisa membuat burung stres, bulu kusam, bahkan mogok bunyi.
Untuk kamu yang ingin burung kesayangan tampil maksimal, baik sebagai peliharaan harian maupun persiapan lomba.
Berikut cara memilih pakan burung yang sesuai dengan jenis dan kebutuhannya.
1. Kenali Jenis Burung dan Kebutuhan Pakannya
Sebelum membeli pakan, kenali dulu kategori makan burung berdasarkan jenisnya:
Granivora (pemakan biji): Kenari, lovebird, finch
Pakan alami seperti buah segar, biji-bijian, dan jangkrik kaya nutrisi, tapi butuh waktu untuk penyajiannya
Pakan kemasan (voer/pellet) lebih praktis dan umumnya sudah dilengkapi gizi lengkap, tapi tak semua burung langsung cocok
Tips: Gunakan kombinasi pakan alami dan kemasan agar gizi burung tetap seimbang dan tidak monoton.
3. Sesuaikan Pakan dengan Usia dan Aktivitas Burung
Anakan (piyik): Butuh pakan lunak tinggi protein, seperti kroto halus, bubur voer, atau pisang lumat
Burung dewasa lomba: Pakan tinggi energi dan protein untuk stamina dan suara
Apapun bentuknya—kering atau basah—kualitas pakan wajib dijaga:
Tidak tengik atau berjamur
Bebas bahan kimia berbahaya
Disimpan dalam tempat kering dan tertutup
Buah dan serangga harus segar, tidak busuk
Kebersihan pakan berkaitan langsung dengan kesehatan burung dan mencegah penyakit pencernaan.
5. Tambahkan Extra Fooding (EF) Secara Terukur
EF adalah makanan tambahan yang berfungsi meningkatkan performa burung. Beberapa pilihan EF populer:
Jangkrik, kroto, ulat hongkong: Untuk murai, kacer, cendet
Buah segar: Pisang, pepaya, apel untuk cucak ijo, jalak, pleci
Sayuran hijau: Daun krokot, sawi untuk kenari, lovebird
Jangan berlebihan! EF yang terlalu sering bisa memicu over birahi atau burung jadi agresif.
6. Amati Respon Burung terhadap Pakan
Setiap burung punya preferensi makanan berbeda. Perhatikan:
Apakah burung lahap makan atau justru menolak?
Apakah kotorannya tetap normal?
Apakah burung makin aktif dan rajin bunyi?
Jika burung terlihat lesu, atau nafsu makan menurun, segera evaluasi dan ganti jenis pakan yang digunakan. (cor)
Editor : Andi Chorniawan