Jawa Pos Radar Madiun – Saat malam tiba dan suhu mulai turun, memilih bahan pakaian yang tepat jadi kunci agar tubuh tetap hangat dan nyaman.
Apalagi buat kamu yang tinggal di daerah pegunungan, sering begadang, atau sekadar ingin tidur lebih nyenyak, bahan pakaian berperan besar dalam menjaga suhu tubuh.
Berikut ini rekomendasi jenis kain yang cocok untuk cuaca dingin di malam hari, lengkap dengan keunggulannya:
1. Wool (Wol)
Kelebihan: Paling terkenal dalam hal menahan hawa dingin. Wool sangat hangat, tahan terhadap udara lembap, dan menjaga suhu tubuh tetap stabil.
Cocok untuk: Sweater, syal, jaket, dan kaos kaki tebal.
Catatan: Pilih merino wool kalau ingin bahan yang tidak gatal dan lebih ringan.
2. Fleece
Kelebihan: Lembut dan ringan, namun tetap menghangatkan. Fleece banyak digunakan sebagai lapisan dalam jaket atau hoodie.
Cocok untuk: Hoodie, selimut, dan sweater rumahan.
Catatan: Walau sintetis, bahan ini tetap breathable dan nyaman.
3. Flanel
Kelebihan: Terbuat dari katun atau wool yang disikat sehingga berbulu lembut di permukaannya. Hangat dan cozy dipakai.
Cocok untuk: Kemeja flanel, piyama, hingga outer kasual.
Catatan: Gaya flanel juga cocok buat tampil santai ala rustic.
4. Thermal (Kain Rajut Khusus Anti Dingin)
Kelebihan: Dirancang untuk mempertahankan panas tubuh meskipun tipis. Efektif sebagai base layer.
Cocok untuk: Dalaman musim dingin atau baju tidur anti dingin.
Catatan: Wajib dimiliki kalau kamu mudah kedinginan di malam hari.
5. Cashmere
Kelebihan: Versi mewah dari wool. Lebih ringan, super halus, tapi sangat hangat.
Cocok untuk: Sweater premium, syal elegan, atau long coat.
Catatan: Harganya lebih mahal, tapi sebanding dengan kenyamanan maksimalnya. (cor)
Editor : Andi Chorniawan