Jawa Pos Radar Madiun - Dalam seni bonsai, gaya atau style merupakan identitas penting yang mencerminkan keindahan bentuk pohon di alam bebas.
Gaya ini bukan hanya soal estetika, tapi juga memiliki filosofi mendalam tentang ketahanan hidup, keharmonisan, dan ekspresi artistik.
Berikut 10 gaya bonsai tradisional Jepang yang paling populer dan dijadikan acuan oleh para pencinta bonsai di seluruh dunia.
1. Chokkan (Formal Upright / Tegak Lurus)
Ciri-ciri:
Batang tumbuh lurus vertikal dari pangkal ke puncak
Cabang tersusun rapi dan simetris
Memberi kesan stabil, kuat, dan klasik
Tanaman ideal: Pinus hitam Jepang (Pinus thunbergii)
2. Moyogi (Informal Upright / Tegak Berliku)
Ciri-ciri:
Batang utama berlekuk namun tetap tumbuh ke atas
Cabang tidak simetris, mengikuti alur batang
Terkesan natural dan dinamis
Tanaman ideal: Maple Jepang (Acer palmatum)
3. Shakan (Slanting / Miring)
Ciri-ciri:
Batang tumbuh miring, seperti tertiup angin
Akar lebih banyak di sisi yang berlawanan dari kemiringan
Ciri-ciri:
Batang melengkung ke bawah, bahkan melebihi dasar pot
Menggambarkan pohon di tebing curam
Ditanam dalam pot tinggi khusus cascade
Tanaman ideal: Willow (Salix)
5. Han-Kengai (Semi-Cascade / Setengah Menggantung)
Ciri-ciri:
Batang menggantung sebagian, tapi tidak sampai melewati dasar pot
Kombinasi antara gaya tegak dan cascade
Ciri-ciri:
Semua cabang dan daun condong ke satu arah
Seolah pohon tertiup angin terus-menerus
Menggambarkan ketangguhan menghadapi alam
Tanaman ideal: Cemara (Casuarina)
7. Bunjin (Literati / Artistik Minimalis)
Ciri-ciri:
Batang ramping, tinggi, dan meliuk bebas
Cabang dan daun sangat minimalis
Filosofis, simbolik, dan penuh makna
Tanaman ideal: Pinus kecil, Premna
8. Hokidachi (Broom Style / Sapu Terbalik)
Ciri-ciri:
Batang tegak, lalu menyebar ke segala arah di bagian atas
Ciri-ciri:
Menanam banyak pohon dalam satu pot
Menciptakan lanskap seperti hutan mini
Menggunakan komposisi pohon besar-kecil untuk efek kedalaman
Tanaman ideal: Pinus, maple, atau elm kecil
10. Ikadabuki (Raft Style / Gaya Rakit)
Ciri-ciri:
Batang utama ditanam horizontal
Tunas tumbuh ke atas menyerupai banyak pohon dalam satu sistem akar
Mirip rakit yang terapung di atas air
Tanaman ideal: Juniperus, beringin, atau serut (dew/cor)
Editor : Andi Chorniawan