Jawa Pos Radar Madiun – Urusan dapur bukan sekadar memasak, tapi juga soal strategi cerdas dalam belanja.
Di tengah naik-turunnya harga kebutuhan pokok, para ibu rumah tangga dan pembeli harian kian selektif memilih tempat belanja: pasar tradisional atau supermarket?
Meski keduanya punya keunggulan masing-masing, satu pertanyaan tetap relevan—mana yang lebih hemat dan untung?
Keunggulan Pasar Tradisional: Harga dan Kesegaran Juara
1. Harga Lebih Terjangkau
Tanpa biaya pendingin ruangan, rak modern, atau manajemen ritel besar, pasar tradisional mampu menawarkan harga dasar yang lebih rendah. Bahkan, banyak produk bisa dibeli lebih murah dari harga supermarket.
2. Tawar-Menawar Bebas
Pasar adalah surga untuk negosiasi. Kamu bisa menawar langsung ke penjual dan berpeluang mendapat harga miring, apalagi jika beli dalam jumlah banyak.
1. Kenyamanan Modern
Suasana rapi, ber-AC, dan bersih menjadikan supermarket pilihan banyak orang yang ingin belanja cepat dan nyaman, terutama di kota-kota besar.
2. Promo dan Diskon Menarik
Meski harga awal bisa lebih tinggi, promo mingguan atau diskon kartu anggota membuat total belanja bisa jadi jauh lebih murah—asal cermat memilih.
3. Produk Lengkap dalam Satu Tempat
Mulai dari sayur, makanan beku, perlengkapan rumah, hingga barang elektronik—semua tersedia di satu atap, mempersingkat waktu belanja.
4. Pembayaran Cashless
Supermarket mendukung pembayaran digital seperti e-wallet, kartu debit/kredit, hingga sistem poin loyalti. Sangat membantu saat tidak membawa uang tunai.
5. Buka Sampai Malam
Waktu operasional supermarket lebih fleksibel. Beberapa bahkan buka 24 jam, cocok untuk pekerja kantoran atau orang dengan jadwal padat.
Mana yang Lebih Hemat?
Jika kamu belanja harian dan fokus pada bahan segar seperti sayur, buah, dan ikan, pasar tradisional jelas lebih unggul dari segi harga dan kualitas kesegaran.
Namun, supermarket tetap bisa jadi opsi hemat bila kamu pintar memanfaatkan promo, terutama untuk barang kebutuhan rumah tangga, produk kemasan, dan perlengkapan lainnya. (dew/cor)
Editor : Andi Chorniawan