Jawa Pos Radar Madiun – Pepaya California dikenal sebagai varietas unggulan dengan rasa manis, tekstur lembut, dan produktivitas tinggi.
Dengan perawatan tepat, pepaya ini bisa dipanen dalam waktu 8 sampai 9 bulan.
Berikut langkah-langkah yang bisa diikuti untuk hasil optimal.
1. Persiapan Benih dan Lahan
Gunakan benih berkualitas dari toko pertanian atau ambil biji dari pepaya matang pohon yang sehat.
Bersihkan lahan dari gulma dan batu, pastikan tanah subur, gembur, dan memiliki drainase baik untuk menghindari busuk akar.
2. Pembuatan Lubang dan Media Tanam
Buat lubang tanam berukuran 50x50x50 cm. Campurkan tanah galian dengan pupuk kandang atau kompos (perbandingan 1:1 atau 2:1), lalu masukkan ke lubang.
Biarkan terbuka selama 2 minggu agar steril dari patogen.
3. Penyemaian dan Penanaman
Rendam biji semalaman dan pilih yang tenggelam. Peram dalam koran basah selama seminggu sebelum dipindah ke polybag berisi campuran tanah dan kompos.
Tanam bibit pada sore hari, siram secukupnya, lalu padatkan tanah di sekitar batang.
4. Perawatan Tanaman
Lakukan penyiraman rutin, terutama di musim kemarau, tanpa menggenangi tanah. Beri pupuk NPK saat tanaman berusia 2 minggu.
Singkirkan gulma secara manual dan kendalikan hama dengan pestisida nabati.
5. Panen dan Ciri Buah Matang
Pepaya siap panen setelah 8–9 bulan. Tanda buah matang adalah kulit mulai berwarna kuning kemerahan. Gunakan pisau tajam untuk memotong tangkai agar pohon tidak rusak.
Dengan metode ini, pepaya California bisa berbuah cepat, manis, dan berkualitas tinggi, bahkan di lahan terbatas. (cor)
Editor : Andi Chorniawan